Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Cindy.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Cindy.

Keterpakaian Tempat Tidur Covid-19 di Jakarta Capai 67 Persen

Nasional Virus Korona PSBB pandemi covid-19 Anies Baswedan
Cindy • 11 Oktober 2020 13:23
Jakarta: Jumlah pasien positif virus korona (covid-19) di DKI Jakarta yang masih dirawat atau diisolasi sebanyak 13.253 orang. Keterpakaian tempat tidur ICU pasien covid-19 mencapai 67 persen.
 
"Sedangkan, tempat tidur isolasi pasien covid-19 terpakai sebesar 66 persen," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lewat keterangan tertulis, Minggu, 11 Oktober 2020.
 
Anies mengatakan tingkat keterpakaian tempat tidur pasien covid-19 terus menurun seiring dengan penambahan rumah sakit (RS) rujukan. Jumlah RS sebelumnya hanya 67 kemudian bertambah menjadi 98 RS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dilengkapi sebanyak 5.719 tempat tidur isolasi dan 766 tempat tidur ICU," kata dia.
 
Menurut dia, tingkat keterpakaian tempat tidur pasien covid-19 pada 13 September 2020 sebesar 75 persen atau 3.190 pasien dirawat. Sedangkan tempat tidur ICU terpakai 83 persen atau 493 pasien dirawat.
 
Tingkat keterpakaian tempat tidur meningkat pada 20 September, yakni sebesar 83 persen atau 3.741 orang dirawat. Sementara, tempat tidur ICU menunjukkan penurunan menjadi 79 persen atau 519 orang dirawat.
 
Baca: Jakarta Kembali ke Masa PSBB Transisi
 
Penurunan tingkat keterpakaian tempat tidur mulai terlihat seminggu kemudian pada 27 September 2020. Tempat tidur yang terpakai sebesar 78 persen atau 3.762 orang dirawat. Sementara, tempat tidur ICU menjadi 72 persen atau 522 orang dirawat.
 
"Data terakhir pada 4 Oktober 2020 menunjukkan penurunan menjadi 72 persen atau 4.076 orang dirawat. Dan untuk tempat tidur ICU masih 72 persen atau 553 orang dirawat," ucap Anies.
 
Pemprov DKI Jakarta akan terus meningkatan pemeriksaan, pelacakan, dan pengobatan pasien covid-19 sebagai antisipasi potensi lonjakan kasus. Saat ini, jumlah orang yang dites swab polymerase chain reaction (PCR) mencapai 63.474 pada 3-9 Oktober 2020.
 
"Setara dengan testing rate enam per seribu penduduk dalam satu minggu atau enam kali lipat melebihi rate minimum yang ditetapkan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia)," kata Anies.
 
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan kembali ke masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Kebijakan berlaku selama dua pekan ke depan mulai 12 Oktober hingga 25 Oktober 2020.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif