medcom.id, Jakarta: Pemprov DKI Jakarta segera mengambil alih pengelolaan kawasan Pelabuhan Muara Angke. Salah satunya merelokasi warga sekitar untuk menata kawasan pelabuhan.
Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menjelaskan, relokasi warga sekitar Pelabuhan Muara Angke sudah masuk dalam Rencana Induk Pelabuhan (RIP). Kompensasinya, Pemprov akan membangun rusun bagi warga Muara Angke.
Kata Sumarsono, rencana pembangunan rusun bagi warga Muara Angke agak terlambat. Pasalnya, pembangunan rusun sangat bergantung dari kewajiban kontribusi tambahan dari pengembang proyek reklamasi yang saat ini dihentikan.
Sumarsono berencana membangun rusun Muara Angke dari anggaran APBD DKI. "Jadi kalau dari APBD sanggup, ya sudah kita usahakan dari situ. Tapi ini kan masih menghitung," ujarnya.
Meski terhambat, Pemprov DKI akan memprioritaskan pembangunan rusun bagi warga Muara Angke yang terkena relokasi proyek penataan kawasan Pelabuhan Muara Angke.
"Kita telah berikan prioritas kepada Muara Angke. Saya kira kita akan lakukan percepatan pembangunan rusun. Jadi masyarakat tidak usah khawatir," kata dia.
Sumarsono menjamin lokasi rusun masih berada di kawasan Muara Angke. "Di lokasi di sekitar situ ada set plannya sudah jelas. Dalam RIP sudah ada kan itu sebelah kananya TPI (tempat pelelangan ikan)," kata dia.
medcom.id, Jakarta: Pemprov DKI Jakarta segera mengambil alih pengelolaan kawasan Pelabuhan Muara Angke. Salah satunya merelokasi warga sekitar untuk menata kawasan pelabuhan.
Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menjelaskan, relokasi warga sekitar Pelabuhan Muara Angke sudah masuk dalam Rencana Induk Pelabuhan (RIP). Kompensasinya, Pemprov akan membangun rusun bagi warga Muara Angke.
Kata Sumarsono, rencana pembangunan rusun bagi warga Muara Angke agak terlambat. Pasalnya, pembangunan rusun sangat bergantung dari kewajiban kontribusi tambahan dari pengembang proyek reklamasi yang saat ini dihentikan.
Sumarsono berencana membangun rusun Muara Angke dari anggaran APBD DKI. "Jadi kalau dari APBD sanggup, ya sudah kita usahakan dari situ. Tapi ini kan masih menghitung," ujarnya.
Meski terhambat, Pemprov DKI akan memprioritaskan pembangunan rusun bagi warga Muara Angke yang terkena relokasi proyek penataan kawasan Pelabuhan Muara Angke.
"Kita telah berikan prioritas kepada Muara Angke. Saya kira kita akan lakukan percepatan pembangunan rusun. Jadi masyarakat tidak usah khawatir," kata dia.
Sumarsono menjamin lokasi rusun masih berada di kawasan Muara Angke. "Di lokasi di sekitar situ ada set plannya sudah jelas. Dalam RIP sudah ada kan itu sebelah kananya TPI (tempat pelelangan ikan)," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)