Dedi rela mengenakan pakaian mirip pocong di arena CFD--Metrotvnews.com/Wanda Indana
Dedi rela mengenakan pakaian mirip pocong di arena CFD--Metrotvnews.com/Wanda Indana

Cerita Mereka yang Rela Berkostum Hantu demi Rupiah

Wanda Indana • 22 Januari 2017 13:04
medcom.id, Jakarta: Selain untuk berolahraga, area car free day (CFD) juga dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk mengais rezeki. Selain berdagang, ada juga jasa hiburan.
 
Dedi, 57, rela mengenakan pakaian mirip pocong guna meraup rupiah. Masyarakat yang melintas banyak yang tertarik berfoto dengan si 'pocong'. Usai berfoto, masyarakat memberikan uang sukarela ke dalam sebuah wadah yang sudah disediakan.
 
Dedi berada di balik kostum pocong yang sudah bergentayangan sejak pagi hari. Pria asal Bogor ini mengaku pendapatan dari hasil memocong tidak menentu. "Kadang dapat Rp100 ribu. Cukuplah buat kasih makan keluarga," kata Udin kepada Metrotvnews.com di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (22/1/2017).

Dedi harus berangkat pagi buta untuk sampai di area CFD. Dedi mangkal di area CFD sejak sebulan lalu. Sebelumnya dia beraksi di Kota Tua, Jakarta Utara.
 
Cerita Mereka yang Rela Berkostum Hantu demi Rupiah
Dedi mengenakan pakaian mirip pocong di arena CFD--Metrotvnews.com/Wanda Indana
 
Dedi sudah tak bisa bekerja keras untuk mendapatkan banyak rupiah karena faktor usia. Karena itu, dia rela mengenakan pakaian mirip pocong. "Daripada mengemis mending saya kayak gini. Yang penting halal," ujarnya.
 
Salain Dedi, beberapa orang juga menjelma menjadi bermacam-macam hantu. Seperti yang dilakukam Dewi yang memilih mengenakan pakaian mirip kuntilanak. Bermodal kain putih dan make up hantu, Dewi bisa mengumpulkan lembaran rupiah.
 
Cerita Mereka yang Rela Berkostum Hantu demi Rupiah
Dewi memakai pakaian mirip kuntilanak--Metrotvnews.com/Wanda Indana

 
Menjadi hantu memang tak selalu mudah. Kadang, ada masyarakat yang meledek bahkan memaki karena kaget. Dewi sudah biasa diledek. "Ya gue ledek balik," kata Dewi terkekeh.
 
Kadang Dewi juga sering iseng. Dia diam-diam suka memegang tangan masyarakat yang lewat. Masyarakat kaget dibuatnya. "Enggak apa-apa, iseng saja," katanya.
 
Pantauan Metrotvnews.com, selain pocong dan kuntilanak, ada pula hantu berkepala butung. Ramai masyarakat tampak seru berfoto dengan para hantu di kawasan CFD. Ada pula sebagian masyarakat, terutama anak-anak dan remaja yang takut berfoto dengan para hantu.
 
Cerita Mereka yang Rela Berkostum Hantu demi Rupiah
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>