Bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) bersiap keluar dari Terminal Blok M di Jakarta Selatan, Selasa (5/5). Foto: MI/Immanuel Antonius
Bus Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) bersiap keluar dari Terminal Blok M di Jakarta Selatan, Selasa (5/5). Foto: MI/Immanuel Antonius

Dishub DKI Akan Ubah Kebijakan Pelarangan APTB Masuk Jakarta

LB Ciputri Hutabarat • 07 Maret 2016 10:18
medcom.id, Jakarta: Kebijakan pelarangan Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) akan ditinjau ulang hari ini. Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta berencana akan bertemu dengan sejumlah operator APTB siang ini sekitar pukul 14.00 WIB.
 
"Kita akan bertemu enam operator APTB siang ini. Mau membicarakan soal pelarangan APTB masuk Jakarta," kata Kepala Dishubtrans DKI Jakarta Andri Yansyah saat dihubungi Metrotvnews.com, Senin (7/3/2016).
 
Mulai Sabtu kemarin Dishub DKI resmi melarang APTB masuk ke Jakarta. Namun kebijakan ini dirasa berat lantaran masih banyak penumpang yang butuh bus pengumpan saat turun di perbatasan Jakarta.

Karena itu, DKI berinisiatif merevisi kebijakan itu. Sebagai pilihan, Andri mengatakan, DKI akan memperbolehkan kembali APTB masuk ke DKI asalkan menggratiskan penumpang yang naik dari Halte Busway.
 
"Diperbolehkan masuk kembali tapi penumpang yang masuk dari Halte Busway harus gratis. Itu skema yang akan kami tawarkan," ucap dia.
 
Di pertemuan nanti siang, Dishub juga akan memanggil Perum Pengangkut Penumpang Djakarta (PPD). Pemanggilan PPD dimaksudkan untuk memperjelas waktu pasti Kementerian Perhubungan yang berencana memberi hibah 600 bus PPD kepada DKI.
 
"Sekalian kami akan bertemu dengan PPD. Kami ingin mempertanyakan kapan 600 bus PPD datang," kata dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan