Sempat Dihentikan Ahok, Kini Jakarnaval Dihidupkan Kembali

Nur Azizah 04 Juli 2018 15:35 WIB
asian games 2018jakarnaval dki
Sempat Dihentikan Ahok, Kini Jakarnaval Dihidupkan Kembali
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat konfrensi pers Jakarnaval 2018 - Medcom.id/Nur Azizah.
Jakarta: Jakarnaval kembali dihidupkan setelah dua tahun dihentikan oleh eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan alasan mengapa pesta tersebut digelar lagi.

Sandi ingin mengembalikan keceriaan dan keterikatan warga DKI Jakarta. Lagi pula, lanjut dia, banyak kota-kota maju yang memiliki karnaval, seperti Los Angels, New York, Boston hingga Singapura.

"Dan parade itu adalah bagian dari keceriaan dan pouring of excitement. Karena bagian dari Jakarta yang internasional, Jakarta yang metropolis, itu kita jadikan Jakarnaval sebagai signature event di Jakarta," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Juli 2018.


Baca: DKI Kembali Gelar Jakarnaval



Jakarnaval terakhir kali digelar tahun 2015. Alasan acara tersebut dihentikan untuk menghemat anggaran. Saat itu, Ahok menilai karnaval hanya hura-hura lantaran bisa menghabiskan dana sekitar Rp8 miliar. Ia pun meminta anggaran tersebut dialihkan untuk perbaikan museum.

Sandi menegaskan, anggaran tahun ini lebih hemat dibandingkan tiga tahun lalu. Dari yang sebelumnya Rp8 miliar menjadi Rp3,7 miliar.

"Saya orangnya paling hemat. Tapi bukan karena kita ingin penghematan terus engagement masyarakat itu dikorbankan, engagement of the art community dikorbankan, engagement of culture dan yang menjadi kearifan tradisi budaya Jakarta yang sudah 19 tahun itu dikorbankan," ungkapnya.

Jakarnaval akan digelar Minggu, 8 Juli 2018 mulai pukul 15.00 WIB hingga 22.00 WIB. Jakarnaval digelar di Monas, Jakarta Pusat dengan menampilkan parade kebudayaan.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id