medcom.id, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menginstruksikan PT TransJakarta untuk menyediakan busnya untuk Lebaran Betawi. Djarot ingin agar masyarakat dipermudah dengan kehadiran bus TransJakarta.
"Saya perintahkan bus Transjakarta menyediakan feeder bus," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Juli 2017.
Salah satu titik kumpul bus TransJakarta ke Lebaran Betawi adalah di halte Universitas Pancasila, Jakarta Selatan. Itu dilakukan lantaran tidak tersedianya kantong parkir di dekat kawasan Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
"Kenapa kendalanya jalannya tidak begitu lebar dan kantong parkirnya terbatas. Sehingg,a mereka tidak perlu parkir di situ, di Ragunan juga bisa," jelas Djarot.
Baca: Lebaran Betawi Tahun ini Bakal Digelar di Setu Babakan
Lebaran Betawi tahun ini akan dilaksanakan di kawasan Setu Babakan pada 28-30 Juli 2017. Djarot meminta agar rumah Betawi di Setu Babakan dibikin permanen dengan alasan penghematan.
"Tidak boleh lagi, lebaran betawi diadakan di Lapangan Banteng habis pakai digunakan dua tiga hari, bongkar. Pemborosan. Habisnya banyak banget," pungkas dia.
medcom.id, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menginstruksikan PT TransJakarta untuk menyediakan busnya untuk Lebaran Betawi. Djarot ingin agar masyarakat dipermudah dengan kehadiran bus TransJakarta.
"Saya perintahkan bus Transjakarta menyediakan
feeder bus," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Juli 2017.
Salah satu titik kumpul bus TransJakarta ke Lebaran Betawi adalah di halte Universitas Pancasila, Jakarta Selatan. Itu dilakukan lantaran tidak tersedianya kantong parkir di dekat kawasan Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
"Kenapa kendalanya jalannya tidak begitu lebar dan kantong parkirnya terbatas. Sehingg,a mereka tidak perlu parkir di situ, di Ragunan juga bisa," jelas Djarot.
Baca: Lebaran Betawi Tahun ini Bakal Digelar di Setu Babakan
Lebaran Betawi tahun ini akan dilaksanakan di kawasan Setu Babakan pada 28-30 Juli 2017. Djarot meminta agar rumah Betawi di Setu Babakan dibikin permanen dengan alasan penghematan.
"Tidak boleh lagi, lebaran betawi diadakan di Lapangan Banteng habis pakai digunakan dua tiga hari, bongkar. Pemborosan. Habisnya banyak banget," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)