Petugas kepolisian berjaga dengan background karangan bunga kiriman dari warga di Mabes Polri, Jakarta. (Foto:MI/Galih Pradipta)
Petugas kepolisian berjaga dengan background karangan bunga kiriman dari warga di Mabes Polri, Jakarta. (Foto:MI/Galih Pradipta)

Selamat Pagi Indonesia

Wake Up Call dengan Karangan Bunga

04 Mei 2017 11:13
medcom.id, Jakarta: Pakar Komunikasi Effendi Ghazali melihat fenomena kiriman karangan bunga ke sejumlah tempat di DKI Jakarta dan beberapa wilayah di Indonesia merupakan salah satu bentuk ajakan antarwarga untuk kembali bangun menyatukan kembali keutuhan bangsa.
 
Menurut Effendi, pasca-kontestasi pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu, tak dapat dipungkiri bahwa bangsa Indonesia tengah terbelah. Politik identitas meraja dan berpotensi merusak demokrasi.
 
"Karangan bunga ini kurang lebih sebagai upaya membangunkan bangsa, wake up call untuk seluruh bangsa Indonesia karena kenyataannya bangsa kita sedang terbelah dan politik identitas terus menguat," ujar Effendi, dalam Selamat Pagi Indonesia, Kamis 4 Mei 2017.

Effendi mengatakan meskipun pilkada DKI Jakarta telah usai, faktanya aksi-aksi intoleransi masih terus terjadi, bahkan di sejumlah daerah di Indonesia. Cinta NKRI, cinta Pancasila dan menolak intoleransi adalah beberapa upaya yang harus terus digemakan untuk persatuan.
 
"Dan karangan bunga ini salah satu cara untuk mewujudkan tiga hal itu. Menariknya, saya rasa ini belum pernah ada dalam sejarah di Indonesia," katanya.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan