Ilustrasi--MI/Bary Fathahilah
Ilustrasi--MI/Bary Fathahilah

Tim Dokter RS Polri Temukan Bekas Pukulan Benda Tumpul di Tubuh Aksyena

Antara • 14 April 2015 14:14
medcom.id, Jakarta: Tim dokter Rumah Sakit Polri Kramatjati menemukan tanda bekas pukulan benda tumpul pada tubuh mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Aksyena Ahad Dori. Namun belum diketahui jenis benda apa yang menghantam pemuda 18 tahun itu.
 
"Bisa macam-macam pukulannya akibat pukulan stik (tongkat) atau tangan," kata Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Musyafak di Jakarta Selasa, (14/4/2015).
 
Musyafak mengatakan, terdapat beberapa luka memar pada sejumlah tubuh korban berdasarkan hasil autopsi. Musyafak menyatakan luka memar pada tubuh korban juga dapat disebabkan akibat benturan lain.

Ia enggan menyimpulkan penyebab kematian Aksyena karena dibunuh atau bunuh diri. Musyafak menduga Aksyena belum meninggal saat tenggelam, karena terdapat pasir dan air pada tubuh mahasiswa jurusan Biologi tersebut. "Artinya korban masih bernapas saat tenggelam ke dalam air," ungkap Musyafak.
 
Namun, hasil forensik tidak dapat memastikan korban tenggelam dalam kondisi sadar atau tidak sadarkan diri.
 
Aksyena ditemukan tewas di Danau Kencana pada 26 Maret 2015. Warga menemukan korban meninggal dengan kondisi menggendong tas berisi batu bata yang diduga sebagai pemberat agar korban tenggelam. Penyidik menemukan surat wasiat di kamar kos berisi permintaan agar keluarga maupun pihak lainnya tidak mencari keberadaan korban.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>