Polisi mengecek lokasi bangunan ambruk. Foto: Zaenal Arifin
Polisi mengecek lokasi bangunan ambruk. Foto: Zaenal Arifin

Pemilik Bangunan Roboh di Jaktim Bakal Dipanggil

Nasional bangunan ambruk
Zaenal Arifin • 12 Februari 2020 04:07
Jakarta: Kepala Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Jakarta Timur, Widodo Supriyatno, akan memanggil pemilik lahan dan bangunan yang roboh di Jalan Pisangan Baru Tengah, Matraman, Jakarta Timur. Penggunaan bahan bangunan diduga tidak sesuai standar.
 
"Nanti kita panggil pemiliknya untuk kami tanyakan, kok bisa gagal begini. Kan dia seharusnya enggak kerjain sendiri, harusnya ada kontraktor. Boleh saja pake mandor sendiri, tapi jangan nyuruh kuli biasa, harus profesional," kata Widodo di lokasi kejadian, Selasa, 11 Februari 2020.
 
Widodo mengaku belum mengetahui identitas pemilik bangunan ambruk tersebut. Namun, Pemprov akan mencari lewat data tertera pada izin mendirikan bangunan (IMB) yang diajukan pemilik pada 2014.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami akan panggil atas kecerobohan bangunannya. Biasanya pemiliknya kalau begini orang luar, bukan orang sini. Nanti kita cari pemiliknya, kan ada di IMB-nya," tuturnya.
 
Widodo tak menyebutkan terkait waktu pemanggilan tersebut. Namun, ia menyatakan akan segera mencari alamat pemilik.
 
"Secepatnya kami panggil, saya lagi nyari nyari alamat dia di mana. Biasanya kan di IMB ada tuh alamatnya dan kita akan panggil. Soalnya udah lima tahun yang lalu masalahnya," kata Widodo.
 
Pemilik Bangunan Roboh di Jaktim Bakal Dipanggil
Bangunan di Matraman, Jaktim, roboh, Selasa, 11 Februari 2020. Foto: Medcom.id/Zaenal Arifin
 
Kasudin meyakini telah terjadi kesalahan dalam proses pembangunan yang menyalahi aturan IMB. Robohnya gedung diyakini bukan lantaran konstruksi bangunan sering diguyur hujan.
 
"Enggak juga, bisa jadi mutu betonnya belum umurnya. Kan beton itu sendiri ada umurnya. Setelah 21 hari itu baru bisa dibangun kembali. jadi belum diketahui penyebab pastinya, secepatnya kita akan panggil pemiliknya, kita panggil untuk bisa memberikan keterangan terkait kegagalan struktur ini," jelasnya.
 

 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif