Sejumlah alat berat dikerahkan untuk melakukan pemerataan tanah pada area proyek pembangunan stadion BMW, Jakarta. (Foto: MI/Pius Erlangga)
Sejumlah alat berat dikerahkan untuk melakukan pemerataan tanah pada area proyek pembangunan stadion BMW, Jakarta. (Foto: MI/Pius Erlangga)

Denny Indrayana Dinilai Mumpuni Kawal Sengketa Stadion BMW

Nasional pemprov dki stadion bmw
Nur Azizah • 04 Juli 2019 10:52
Jakarta: Pemprov DKI Jakarta menunjuk advokat Denny Indrayana menangani kasus stadion Bersih, Manusiawi, dan Wibawa (BMW), Jakarta Pusat. Denny dinilai mumpuni menyelesaikan perkara itu di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN).
 
"Alasan kita pilih Denny karena dia kan ahli hukum tata negara. Itu kaitannya dengan perizinan-perizinan. Ya dia lebih kapabel di bidang itu," kata Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhanah, Jakarta, Kamis, 4 Juni 2019.
 
Yayan mengatakan pelibatan kuasa hukum di luar Pemprov DKI Jakarta tak melanggar aturan. Pemprov DKI sering merekrut tenaga ahli mengatasi sejumlah kasus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Melanggar apanya? Itu tenaga ahli personal, bukan pengadaan barang jasa," tegas dia.
 
Namun, Yayan bungkam ketika ditanya anggaran biaya tenaga ahli. Ia menilai tak etis membuka besaran gaji tenaga ahli.
 
"Jangan. Enggak boleh kalau masalah uang mah (dibuka) ke media," ucap Yayan.
 
Baca juga:Denny Indrayana Dipercaya Menangani Sengketa Lahan Stadion BMW
 
Pemprov DKI menunjuk tim advokat INTEGRITY mengurus sengketa lahan Stadion BMW. INTEGRITY merupakan akronim dari Indrayana Centre for Government, Constitution, and Society, nama firma hukum milik Denny Indrayana
 
Denny sebelumnya pernah menjadi salah satu anggota tim kuasa hukum pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019. Deny mengaku ditunjuk Anies sejak 26 Juni 2019.
 
"Alhamdulillah kantor hukum kami INTEGRITY mendapatkan kepercayaan dari Gubernur Jakarta Anies Baswedan, untuk menjadi kuasa hukum terkait lahan BMW di PT TUN Jakarta," kata Denny, Rabu, 3 Juli 2019.
 
Denny cs tengah menyelesaikan memori banding atas perkara tersebut. Sebelumnya, Majelis hakim mengabulkan gugatan PT Buana Permata Hijau dengan membatalkan sertifikat Hak Pakai Nomor 314/Kelurahan Panggango dan sertifikat Hak Pakai Nomor 315/Kelurahan Panggango (lahan pakai BMW) milik Pemprov DKI.
 
Dalam pertimbangan putusannya, majelis hakim menyatakan penerbitan kedua sertifikat tersebut terbukti cacat hukum baik secara prosedur dan substansi. Akibat putusan tersebut, PT Buana Permata Hijau meminta Pemprov DKI menghentikan proses pembangunan stadion BMW.
 
Kuasa hukum PT Buana Permata Hijau Damianus H Renjaan pun meminta Pemprov DKI menghormati putusan PTUN. "Pemprov DKI harus menghormati hak PT Buana Permata Hijau atas hak lahan tersebut," ucap dia.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif