Pengendara sepeda melintas di Jalur sepeda kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Foto: MI/Saskia Anindya Putri
Pengendara sepeda melintas di Jalur sepeda kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Foto: MI/Saskia Anindya Putri

Anies Resmikan Fase 2 Jalur Sepeda Jakarta

Nasional pemprov dki jalur sepeda
Fachri Audhia Hafiez • 13 Oktober 2019 04:17
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan fase dua jalur sepeda Jakarta antara Fatmawati hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI). Peluncuran ditandai dengan uji coba jalur bersama pejabat Pemprov DKI, masyarakat dan artis ibu kota.
 
Anies mencoba jalur sepeda fase dua sepanjang 23 kilometer yang menghubungkan Jalan Fatmawati, Panglima Polim, Sisingamangaraja, Sudirman, hingga ke Terowongan Kendal. Ia didampingi Kadishub Syafrin Liputo, Dirut MRT William Sabandar, artis Arie
Untung, Venita Arie, Dimas Seto, Dhini Aminarti dan Teuku Wisnu.
 
Pada kesempatan uji coba jalur sepeda fase 2 ini mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu mengajak masyarakat untuk lebih giat bersepeda. Bukan hanya digunakan untuk olahraga, tapi juga alat transportasi yang mudah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Teman-teman semua, pagi ini kami bersama-sama memulai gerakan Jakarta ramah bersepeda. Jadi kita ingin kota kita tercinta ini menjadi kota yang warganya merasakan suasana yang lebih
membahagiakan di mana dengan bersepeda kita ingin mendorong bukan hanya sebagai alat olahraga saja tetapi sepeda sebagai kegiatan transportasi," kata Anies di Jakarta seperti dilansir Antara, Sabtu, 12 Oktober 2019.
 
Anies mengatakan, mendorong masyarakat bersepeda juga membantu udara Jakarta bersih. Ia berharap warga ibu kota semakin tergugah untuk bersepeda.
 
"Jadi kaki kita adalah alat transportasi yang semuanya kita miliki. Kita bisa berjalan kaki atau bersepeda dua-duanya sehat dan tidak menyisakan polusi udara. Karena itu kita membangun jalur-jalur sepeda baik di jalan raya maupun trotoar. Harapannya banyak warga Kota Jakarta yang menggunakan sepeda dan kalau kita bersepeda lebih sehat yang kadang tidak
kita rasakan kalau naik mobil karena di ruang tertutup," ujar Anies.
 
Anies mengatakan pembangunan jalur sepeda fase kedua ini diprioritaskan pada kawasan yang terdampak kebijakan pembatasan ganjil-genap kendaraan roda empat. "Prioritas pembangunan jalur sepeda ini ke kawasan-kawasan yang diterapkan kebijakan ganjil genap, dan titik awalnya ganjil-genap yaitu daerah Jakarta Selatan sampai ke Jakarta Pusat," ucap Anies.
 
Sementara itu, salah satu artis yang menemani Anies bersepeda, Dimas Seto mengapresiasi upaya Pemprov DKI membuat jalur khusus pesepeda. Menurut dia, jika fasilitasnya sudah memadai, terpenting selanjutnya adalah melakukan sosialisasi.
 
"Kalau dengan mensosialisasikan ini, tracknya juga tersedia kayaknya insyaallah kalau masyarakat melihat fasilitasnya tersedia insyaallah bisalah disosialisasikan untuk orang lebih banyak menggunakan dengan berjalan kaki atau kendaraan umum atau bersepeda," ujar Dimas.
 
Fase kedua jalur sepeda ini memiliki jalur sepanjang 23 kilometer. Jumlah itu termasuk dalam program pembangunan 63 kilometer jalur sepeda dengan fase satu sudah dimulai tanggal 20 September lalu mulai dari Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Tugu Proklamasi, Jalan Diponegoro, Imam Bonjol, masuk ke Merdeka Selatan, hingga MH Thamrin sepanjang 25 kilometer
(dua arah).
 
Adapun untuk fase tiga, akan dibangun mulai dari Jalan Tomang Raya, Simpang Tomang kemudian belok kanan di Cideng, Cideng Jalan Kebon Sirih, Kebon Sirih dan masuk ke Jalan MH Thamrin sepanjang 15 kilometer (dua arah) yang diluncurkan November mendatang.
 

(EKO)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif