Wakil Ketua I Fraksi Gerindra DRPD DKI Jakarta, S Andyka. Foto: Sri Yanti Nainggolan/Medcom.id
Wakil Ketua I Fraksi Gerindra DRPD DKI Jakarta, S Andyka. Foto: Sri Yanti Nainggolan/Medcom.id

Gerindra Sepakat Anggota TGUPP Dipangkas

Nasional tim gubernur anies-sandi
Sri Yanti Nainggolan • 11 Desember 2019 15:39
Jakarta: Wakil Ketua I Fraksi Gerindra DRPD DKI Jakarta, S Andyka, tak sepakat Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dibubarkan. TGUPP dinilai masih dibutuhkan untuk membantu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membangun Jakarta.
 
"Kalau ada persoalan, ibarat pohon, dicabut ranting atau daunnya. Jadi masalah seperti rangkap jabatan atau kerja tak optimal, itu seperti ranting," ujar Andyka di Gedung DPRD DKI, Rabu, 11 Desember 2019.
 
Menurut dia, TGUPP perlu dievaluasi untuk meningkatkan kinerjanya. Anggota TGUPP yang menghambat kerja Pemprov DKI harus dibuang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, kata dia, Anies harus mengeluarkan peraturan gubernur (pergub) baru jika ingin memangkas jumlah anggota TGUPP. Sebab, tim tersebut dibentuk dengan pergub.
 
"Pengurangan personel dari 67 menjadi 50 orang harus jadi pergub juga. Kalau kewenangan DPRD hanya terkait masalah anggaran," kata dia.
 
Pemangkasan anggota TGUPP berkaitan dengan rencana pengurangan anggaran TGUPP. Wacana ini sempat digulirkan saat pembahasan RAPBD di DPRD DKI Jakarta, Senin, 9 Desember 2019.
 
"Permasalahannya, TGUPP ini melebihi kapasitasnya daripada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). TGUPP sebelumnya memberi masukan kepada gubernur bukan ke SKPD," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.
 
Prasetio menyebut terjadi kegalauan di SKPD dalam menyerap permasalahan Ibu Kota. "Terus terang saja saya mau OTT (Operasi Tangkap Tangan) yang namanya TGUPP. Ini sudah menjadi pos baru di pemerintahan daerah," tutur dia.
 
Terlebih, seorang anggota TGUPP Achmad Haryadi ketahuan rangkap jabatan sebagai dewan pengawas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Prasetio mempertanyakan kesesuaian anggaran.
 
"Jadi tolong ini mau dipakai, kajiannya seperti apa? Dikasih Rp18,9 miliar ini dipakai buat apa saja?," kata dia.
 
Berikut besaran honor TGUPP:
 
Ketua Rp51,570 juta.
Ketua Bidang Rp41,220 juta.
Anggota Grade 1 Rp31,770 juta.
Anggota Grade 2 Rp26,550 juta.
Anggota Grade 2a Rp24,930 juta.
Anggota Grade 2b Rp20,835 juta.
Anggota Grade 3 Rp15,300 juta.
Anggota Grade 3a Rp13,500 juta.
Anggota Grade 3b Rp9,810 juta.
Anggota Grade 3c Rp8,010 juta
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif