Sopir dan Pengembang Taksi Daring Dipertemukan

Kautsar Widya Prabowo 14 September 2018 11:15 WIB
ojek onlinetaksi online
Sopir dan Pengembang Taksi Daring Dipertemukan
Taksi online. Foto: Medcom.id/Rakhmat Riyandi.
Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memediasi pengemudi taksi daring dengan pengembang aplikasi. Hal tersebut untuk mencari solusi atas tuntutan sopir yang disampaikan dalam demo di kantor Grab dan Go-Jek belakangan ini.

"Bisa sampai 15 aliansi yang terdeteksi dengan kita akan diundang, tapi yang tidak terdektesi, ya, tidak," kata Direkrut Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi kepada Medcom.ID, Jumat, 14 September 2018.

Menurut dia, pertemuan tersebut membicarakan draf peraturan menteri perhubungan (permenhub) yang baru. Ini terkait beberapa pasal Permenhub 108 Tahun 2017 yang ditolak Mahkamah Agung (MA).


Ia menjelaskan pihak pemerintah menginginkan adanya proses bisnis yang seimbang, baik dari sisi mitra maupun pengembang. "Paling penting pemerintah harus hadir memberikan perlindungan baik untuk pengemudi dan pengusaha serta masyarakat." 

Beberapa draf aturan yang disiapkan mencerminkan aspek keselamatan dan keamanan. Aturan diharap dapat meminimalisasi persoalan yang tidak diinginkan. Pemerintah ingin ada pengaturan yang sama antara taksi konvensional dan daring. 

Baca: Jawaban Grab soal Suspend Sopir

Sebelumnya, pengemudi transportasi daring merasa diperbudak oleh perusahaan pengembang aplikasi. Kebijakan yang dikeluarkan pemilik aplikasi kerap merugikan mitranya.
 
Pengendara yang tergabung dalam Gerakan Hantam Aplikasi Nakal (Gerhana) merasa perusahaan mengeksploitasi mitranya. Mereka menilai peraturan yang diterapkan pengembang semena-mena sehingga memberatkan pengendara.
 
"Kami driver online individu adalah pemilik kendaraan sendiri yang digunakan untuk online, tetapi saat ini, dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh aplikator, driver online seperti budak," kata penanggung jawab aksi pengemudi online Christiansen FW.



(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id