Ilustrasi--PEMASANGAN TURAP KAMPUNG PULO: Sejumlah untuk pemasangan turap bantaran Sungai Ciliwung di Kampung Pulo, Jakarta, Selasa (25/8)--Antara/Wahyu Putro
Ilustrasi--PEMASANGAN TURAP KAMPUNG PULO: Sejumlah untuk pemasangan turap bantaran Sungai Ciliwung di Kampung Pulo, Jakarta, Selasa (25/8)--Antara/Wahyu Putro

Bekasi Sudah Baik Hati Menerima Sampah DKI

Nasional sampah jakarta tempat sampah
Damar Iradat • 27 Oktober 2015 15:55
medcom.id, Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi mengklaim bersikap baik kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satu sikap baik itu berbentuk kesediaan Kota Bekasi menampung sampah-sampah penduduk Ibu Kota setiap harinya.
 
"Kota Bekasi ini sudah cukup baik hati untuk menerima sampah DKI dibuang ke Kota Bekasi. Tapi kami menerima bukan dengan cek kosong," kata Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi Ariyanto Hendrata kepada Metrotvnews.com, Selasa (27/10/2015).
 
Ariyanto menjelaskan, perjanjian sampah DKI masuk ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang memiliki syarat-syarat yang patut dipatuhi. Namun Pemprov DKI melanggar perjanjian tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam komitmen bersama yang disebut perjanjian kerja sama antara Pemprov DKI dengan Pemkot Bekasi kita evaluasi, ternyata banyak yang dilanggar," imbuhnya.
 
Pelanggaran tidak hanya terjadi tahun ini. Karena pelanggaran itu berulang, Ariyanto menganggap seolah-olah Pemerintah Kota Bekasi dilecehan oleh Pemprov DKI.
 
"Seolah Pemprov DKI tidak menghargai komitmen bersama yang sudah ditandatangani oleh gubernur sebelumnya. (Perjanjian) Ini kan berlaku 20 tahun. Artinya apa emang Kota Bekasi sengsara selama 20 tahun? Maka itu kami minta penjelasan," jelas politikus Partai Keadilan Sejahtera itu.
 
DPRD Bekasi, menurut Ariyanto, hanya meminta penjelasan Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama soal pelanggaran yang dilakukan Pemprov DKI. Namun persoalan malah meluas karena sikap Ahok.
 
"Kalau persoalan ini melebar kemana-mana, Ahok ngomongnya enggak jelas juntrungannya itu, terlalu berlebihan, malah semakin menyinggung warga Bekasi," paparnya.
 
Pernyataan-pernyataan yang kerap dilontarkan Ahok, kata Ariyanto, bisa jadi bumerang bagi mantan Bupati Belitung Timur tersebut. Ia menilai, pernyataan Ahok bisa memancing kemarahan warga Bekasi.
 
"Jangan sampai warga Bekasi jadi marah, menolak dibuang sampahnya (DKI Jakarta) ke Bekasi. Ini kan soal pemerintahan dengan pemerintah. Ingat, 2,5 juta warga Kota Bekasi yang kita selamatkan," terangnya.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif