medcom.id, Tangerang: Kondisi kakak Putri, Rizki alias Buyung, 15, sebelumnya kritis akibat tragedi mengenaskan bersama Putri. Kakak beradik ini digorok di bagian leher. Putri tewas, Minggu 7 Juni sore. Sedangkan Buyung kini masih terbaring di Rumah Sakit Bhakti Asih, Tangerang.
Keluarga korban mengatakan, Buyung sudah sadar sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, ia belum dapat dimintai keterangan terkait pembunuhan adiknya.
"Rizky sadar jam 2 tadi, belum bisa bicara, hanya menggerakan mata saja," ucap Hana, 47, bude korban, kepada Metrotvnews.com, Senin (8/6/2015).
Hana mengatakan, Buyung sampai saat ini masih dibantu dengan alat pernapasan. "Kondisinya memprihatinkan. Mohon doa saja agar cepat pulih," jelas Hana.
Pantauan Metrotvnews.com, tak hanya keluarga yang berada di depan ruang ICU, ada sejumlah polisi yang menunggu untuk menemui Buyung.
Wakapolsek Ciledug AKP Sugiarna mengatakan, Buyung belum dapat ditanyai seputar kronologi pembunuhan. "Kita ini punya rasa kemanusiaan, kasihan, belum dapat kita tanyai, masa dipaksakan. Dia (Buyung) belum bisa bicara," papar Sugiarna.
Saat ini beberapa polisi dan keluarga mulai meninggalkan lokasi setelah menemui Buyung. Terlihat beberapa polisi dari unit Jatanras Polda Metro Jaya yang mengatakan sedang mengumpulkan bukti-bukti. Namun, petugas belum mau memberikan keterangan lebih lanjut.
Putri ditemukan tewas kemarin sore, dengan posisi badan tertelungkup dan luka gorok di lehernya. Saat ditemukan, perempuan 13 tahun itu masih mengenakan handuk. Kakak Putri, Buyung, juga menjadi korban.
medcom.id, Tangerang: Kondisi kakak Putri, Rizki alias Buyung, 15, sebelumnya kritis akibat tragedi mengenaskan bersama Putri. Kakak beradik ini digorok di bagian leher. Putri tewas, Minggu 7 Juni sore. Sedangkan Buyung kini masih terbaring di Rumah Sakit Bhakti Asih, Tangerang.
Keluarga korban mengatakan, Buyung sudah sadar sekitar pukul 14.00 WIB. Namun, ia belum dapat dimintai keterangan terkait pembunuhan adiknya.
"Rizky sadar jam 2 tadi, belum bisa bicara, hanya menggerakan mata saja," ucap Hana, 47, bude korban, kepada Metrotvnews.com, Senin (8/6/2015).
Hana mengatakan, Buyung sampai saat ini masih dibantu dengan alat pernapasan. "Kondisinya memprihatinkan. Mohon doa saja agar cepat pulih," jelas Hana.
Pantauan Metrotvnews.com, tak hanya keluarga yang berada di depan ruang ICU, ada sejumlah polisi yang menunggu untuk menemui Buyung.
Wakapolsek Ciledug AKP Sugiarna mengatakan, Buyung belum dapat ditanyai seputar kronologi pembunuhan. "Kita ini punya rasa kemanusiaan, kasihan, belum dapat kita tanyai, masa dipaksakan. Dia (Buyung) belum bisa bicara," papar Sugiarna.
Saat ini beberapa polisi dan keluarga mulai meninggalkan lokasi setelah menemui Buyung. Terlihat beberapa polisi dari unit Jatanras Polda Metro Jaya yang mengatakan sedang mengumpulkan bukti-bukti. Namun, petugas belum mau memberikan keterangan lebih lanjut.
Putri ditemukan tewas kemarin sore, dengan posisi badan tertelungkup dan luka gorok di lehernya. Saat ditemukan, perempuan 13 tahun itu masih mengenakan handuk. Kakak Putri, Buyung, juga menjadi korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)