RAPBD DKI 2019 Diprediksi Defisit Rp16 Triliun

Nur Azizah 22 November 2018 16:44 WIB
rapbdapbd dki 2018
RAPBD DKI 2019 Diprediksi Defisit Rp16 Triliun
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah - Medcom.id/Ilham Wibowo.
Jakarta: Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI 2019 diprediksi defisit hingga Rp16 triliun. Pengeluaran tersebut membengkak dari jumlah RAPBD Rp87 triliun.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, pengeluaran membengkak lantaran banyaknya masukan dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2019. Setelah dihitung, pengeluaran 2019 mencapai Rp103 triliun

"Kita bandingkan dari angka Rp87 triliun ternyata pengeluaran jadi Rp 103 triliun. Jadi, kita defisit Rp 16 triliun," ujar Saefullah di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis, 22 November 2018.


Saefullah menyampaikan, besarnya pengeluaran karena adanya penebalan di beberapa pos anggaran. Ada juga kegiatan baru yang tidak ada dalam rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) DKI 2019.

(Baca juga: Pemprov DKI Ajukan APBD 2019 Rp87,3 Triliun)

Salah satunya pembebas lahan untuk pengadaan Moda Raya Terpadu (MRT) fase II. Anggaran untuk pembebasan lahan seluas lima hektare itu membutuhkan dana sekitar Rp217,6 miliar.

Saefullah menuturkan, pihaknya akan menyisir ulang mata anggaran yang bisa dicoret agar pengeluaran dan pemasukan seimbang. Sementara mata anggaran yang bersifat penting dan mendesak akan tetap dipertahankan.

"Kita akan cari terus sampai balance. Kalau sudah balance angkanya, baru kita masukkan ke sistem," pungkas dia.
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id