medcom.id, Jakarta: Calon Gubernur DKI Jakarta Nomor 2, Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama berjanji ingin terus mengurangi peredaran minuman keras di Jakarta. Salah satu caranya dengan melakukan razia ke tempat diskotek yang sering didatangi banyak orang.
"Kita akan terus razia. Kita mulai membatasi penjualan," kata Ahok di Patra Kuningan, Jakarta, Minggu (15/1/2017).
Ahok menyebutkan, peredaran miras dengan narkoba sangat sama modusnya. Bila memiliki masalah, pastilah tempat yang beredar akan diawasi dengan ketat. "Sama kayak kasus Stadium dan Mille's, kalau macam-macam kita tutup. Sama kayak bagaimana mengendalikan narkoba," tegas Ahok.
Ahok menjelaskan, dua tempat hiburan yang sudah ditutup sejauh ini adalah Stadium dan Mille's. Keduanya ditutup, karena banyak yang menyalahgunakan untuk menjadi tempat menggunakan narkoba. "Kita sudah tutup dua (tempat hiburan malam) loh di Jakarta," ungkap Ahok.
Adapun peredaran miras, lanjut Ahok, akan diketatkan regulasinya. Sehingga anak di bawah umur tidak bisa membeli miras, begitu pula penjualnya tidak boleh memberikan ke anak kecil yang masih di bawah umur.
"Ketahuan dua kali, kami dapat laporan anak di bawah umur beli. Kita akan tutup (tempat jualan. Kita akan cek pakai cctv mereka, kalau ketahuan, kita cabut izin usahanya," pungkas Ahok.
<iframe class="embedv" width="560" height="315" src="https://www.medcom.id/embed/4KZVMa6K" frameborder="0" scrolling="no" allowfullscreen></iframe>
medcom.id, Jakarta: Calon Gubernur DKI Jakarta Nomor 2, Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama berjanji ingin terus mengurangi peredaran minuman keras di Jakarta. Salah satu caranya dengan melakukan razia ke tempat diskotek yang sering didatangi banyak orang.
"Kita akan terus razia. Kita mulai membatasi penjualan," kata Ahok di Patra Kuningan, Jakarta, Minggu (15/1/2017).
Ahok menyebutkan, peredaran miras dengan narkoba sangat sama modusnya. Bila memiliki masalah, pastilah tempat yang beredar akan diawasi dengan ketat. "Sama kayak kasus Stadium dan Mille's, kalau macam-macam kita tutup. Sama kayak bagaimana mengendalikan narkoba," tegas Ahok.
Ahok menjelaskan, dua tempat hiburan yang sudah ditutup sejauh ini adalah Stadium dan Mille's. Keduanya ditutup, karena banyak yang menyalahgunakan untuk menjadi tempat menggunakan narkoba. "Kita sudah tutup dua (tempat hiburan malam) loh di Jakarta," ungkap Ahok.
Adapun peredaran miras, lanjut Ahok, akan diketatkan regulasinya. Sehingga anak di bawah umur tidak bisa membeli miras, begitu pula penjualnya tidak boleh memberikan ke anak kecil yang masih di bawah umur.
"Ketahuan dua kali, kami dapat laporan anak di bawah umur beli. Kita akan tutup (tempat jualan. Kita akan cek pakai cctv mereka, kalau ketahuan, kita cabut izin usahanya," pungkas Ahok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)