NEWSTICKER
Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta. MI/Panca Syurkani
Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta. MI/Panca Syurkani

DPRD DKI Tanggung Risiko Korona Demi Pemilihan Wagub

Nasional Virus Korona Pengganti Sandiaga Uno
Media Indonesia.com • 26 Maret 2020 06:18
Jakarta: DPRD DKI Jakarta ngotot meminta pelaksanaan pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI tetap berlangsung. Legislator Ibu Kota bahkan siap menanggung risiko penyebaran virus korona (covid-19) demi mendapatkan wakil pendamping Gubernur Anies Baswedan.
 
"Kami bukan mau pesta, kondangan atau gelar konser. Ini gelar pemilihan untuk wakil Pak anies. Terlebih lagi, kami mengorbankan keselamatan demi tugas yang sudah diamanatkan dalam UU. Kalau tugas negara, harus siap," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Zita Anjani melalui keterangan resminya, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020.
 
Pemilihan wagub yang sejatinya digelar pada Senin, 23 Maret 2020, ditunda. Namun, panitia pemilihan (Panlih) sepakat untuk kembali menggelar Paripurna pemilihan DKI-2 itu pada Jumat, 27 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Warga Jakarta bisa melihat sudah berapa kepala daerah yang terkena virus ini dan di karantina. Kita enggak tahu apa yang terjadi ke depan, bisa saja saya kena (covid-19) atau Pak Ketua DPRD (Prasetyo Edi) atau Pak Gubernur," kata Zita.
 
Baca: Pemilihan Wagub DKI Dilaksanakan Jumat 27 Maret
 
Menurut Zita, siapapun bisa terjangkit virus korona. Sehingga, kata dia, roda pemerintahan tidak boleh berhenti karena wabah virus yang pertama kali menyerang Wuhan, Tiongkok tersebut.
 
"Pemerintahan harus jalan. Pak Gubernur perlu wakil, terlebih lagi saat ini lebih dibutuhkan lagi," kata dia.
 
Pada Kamis, 26 Maret 2020, DPRD akan menggelar rapat badan musyawarah (Bamus) untuk menyetujui agenda pelaksanaan Paripurna pemilihan wagub. Sebanyak 106 anggota dewan akan memberikan suaranya kepada salah satu calon, yakni Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria atau Politikus PKS Nurmansjah Lubis.
 
"PAN kompak Insha Allah mendukung proses ini diadakan secepat-cepatnya. Kalau memang pada akhirnya harus memilih, buat apa tunda-tunda," kata Zita.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif