NEWSTICKER
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai peletakan batu pertama pembangunan Pasar Blok A Fatmawati. Foto: MTVN/Intan Fauzi
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai peletakan batu pertama pembangunan Pasar Blok A Fatmawati. Foto: MTVN/Intan Fauzi

Pasar Blok A Fatmawati akan Terintegrasi MRT

Nasional revitalisasi pasar
Intan fauzi • 21 Juni 2017 21:08
medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui PD Pasar Jaya memulai pembangunan Pasar Blok A Fatmawati, Jakarta Selatan. Pasar itu akan terintegrasi dengan hotel dan mass rapid transit (MRT).
 
"Atasnya ada hotel, dioptimalkan PD Pasar Jaya karena lokasinya strategis. Kemudian kerja sama MRT ada TOD (transit oriented development) di sini, mudah-mudahan bisa buat pedagang Blok A semakin baik," kata Direktur Utama Pasar Jaya, Arief Nasrudin saat peletakan batu pertama, Rabu 21 Juni 2017.
 
Arief menjelaskan, Pasar Blok A salah satu dari 32 persen pasar yang harus diperbaiki. Revitalisasi Pasar Blok A sudah direncanakan sejak 2013. Kemudian 2015 pedagang dipindahkan ke tempat penampungan sementara. "Dua tahun ke depan kita sudah bisa lihat bangunan yang bisa membantu pedagang," ujar Arief.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta pembangunan pasar yang terintegrasi dengan hotel dan MRT diharapkan bisa mengubah pola pikir pedagang. Pasar tradisional tidak bisa dikelola seperti dulu lagi yang terkenal kumuh, bau, dan becek.
 
"Sekarang bagaimana Pasar Jaya mendampingi pedagang mengubah perilaku dan menjual dagangannya dengan baik. Di sini pedagangnya macam-macam, sayur, klontong, rumah makan, elektronik, lengkap. Makanya tata betul yang bagus, pasti laku karena di atas ada hotel," ujar Djarot.
 
Djarot mengingatkan agar pasar dilengkapi lahan parkir yang luas. Rencananya ada lahan parkir sebanyak empat sampai lima lantai di Pasar Blok A. "Desainnya sesuaikan dengan MRT termasuk rekayasa lalu lintas," ujar Djarot.
 
Mantan Wali Kota Blitar itu juga meminta agar pasar memiliki sistem sanitasi dan limbah yang baik. "Pedagang ditata yang bagus, tidak campur-campur. Pasar sendiri, klontong kering sendiri sehingga orang mau beli enak dan bersih," kata Djarot.
 
Terakhir, Djarot mengimbau para pedagang tidak menjual lapaknya ke pihak lain. Hal itu akan merugikan pedagang.
 
"Jangan dijual pada orang lain, tidak boleh. Jangan dipindahtangankan," tegas Djarot.

 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif