Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Anies Bungkam Soal Penunjukan Denny Indrayana

Nasional stadion bmw
Nur Azizah • 04 Juli 2019 07:22
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjuk firma hukum Denny Indrayana untuk mengurus sengketa lahan Stadion BMW di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta. Namun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tak tahu atas penunjukkan itu.
 
"Ke Biro hukum, jangan tanya saya , itu urusan Biro Hukum" kata Anies di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu, 3 Juli 2019.
 
Anies mengklaim keputusan itu diambil oleh Biro Hukum. Ia tetap bungkam meski diberondong banyak pertanyaan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tanya Biro Hukum dan itu keputusan Biro Hukum. Itu teknis sekali saya enggak tahu," imbuh dia.
 
Pemprov DKI menunjuk tim advokat INTEGRITY untuk mengurus sengketa lahan Stadion BMW. INTEGRITY adalah singkatan dari Indrayana Centre for Government, Constitution, and Society, nama kantor hukum milik Denny Indrayana 
 
Denny sendiri salah satu anggota tim kuasa hukum pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019. Deny mengaku ditunjuk Anies sejak 26 Juni 2019.
 
"Alhamdulillah kantor hukum kami INTEGRITY mendapatkan kepercayaan dari Gubernur Jakarta Anies Baswedan, untuk menjadi kuasa hukum terkait lahan BMW di PTTUN Jakarta," kata Denny saat dihubungi, Rabu, 3 Juli 2019. 
 
Saat ini, pihak Denny tengah menyelesaikan memori banding atas perkara tersebut. Sebelumnya, Majelis hakim telah mengabulkan gugatan PT Buana Permata Hijau dengan membatalkan sertifikat Hak Pakai Nomor 314/Kelurahan Panggango dan sertifikat Hak Pakai Nomor 315/Kelurahan Panggango (lahan pakai BMW) yang dimiliki Pemprov DKI. 
 
Dalam pertimbangan putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa penerbitan kedua sertifikat tersebut terbukti cacat hukum baik secara prosedur dan substansi. Akibat putusan tersebut, PT Buana Permata Hijau meminta Pemprov DKI untuk menghentikan proses pembangunan stadion BMW. 
 
Kuasa hukum PT Buana Permata Hijau Damianus H.Renjaan pun meminta Pemprov DKI menghormati putusan PTUN. "Pemprov DKI harus menghormati hak PT Buana Permata Hijau atas hak lahan tersebut," imbuh dia.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif