Warga beraktivitas di Rusunawa Penjaringan, Jakarta. Foto: ANTARA/Aprillio Akbar.
Warga beraktivitas di Rusunawa Penjaringan, Jakarta. Foto: ANTARA/Aprillio Akbar.

Penghuni Rusunawa Penjaringan Menolak Direlokasi

Nur Azizah • 02 Oktober 2018 19:04
Jakarta: Penghuni rumah susun  (rusunawa) Penjaringan, Jakarta Utara, menolak direlokasi ke rumah susun lainnya. Relokasi ini menyusul rencana Pemprov DKI yang akan merevitalisasi rusunawa Penjaringan pada 2019.
 
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Meli Budiastuti mengatakan, warga yang menghuni 10 blok rusun Penjaringan meminta direlokasi ke rumah susun sederhana milik (rusunami) di Kemayoran. Meli mengaku sulit memenuhi permintaan mereka.
 
"Warga aspirasinya minta (relokasi) di Rusunami Kemayoran. Itu agak sulit direalisasikan karena kalau rusun milik yang bangun Perum Perumnas," kata Meli di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Oktober 2018.
 
Selain karena beda kepemilikan, Rusunami di Kemayoran juga sudah penuh. Sebagai solusinya, Dinas Perumahan menawarkan unit-unit rusunawa yang masih kosong untuk sementara waktu.
 
"Ada beberapa lokasi yang kami punya, ada di wilayah Timur, Utara, itu silakan saja. Kami sudah tawarkan lokasi-lokasi kosong yang kami miliki dan itu mungkin bisa jadi pertimbangan para penghuni rusun," ujar dia.
 
Revitalisasi Rusun Penjaringan akan dianggarkan dalam APBD DKI 2019 dengan skema pembangunan multi years.  Pemprov DKI nantinya akan membangun empat tower baru dengan total 1.116 unit.
 
Revitalisasi 2019 merupakan revitalisasi tahap dua. Pada 2017, Pemprov DKI pernah melakukan revitalisasi di tiga blok Rusun Penjaringan.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>