ilustrasi/medcom.id
ilustrasi/medcom.id

Rp423 Juta Kelebihan Bayar Gaji PNS DKI Dikembalikan

Nasional DKI Jakarta pns BPK ASN Pensiunan PNS
Antara • 09 Agustus 2021 07:40
Jakarta: Sebanyak 49,1 persen dari Rp862,7 juta kelebihan pembayaran gaji pegawai negeri sipil (PNS) di DKI Jakarta dikembalikan. Kelebihan bayar ini menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI Jakarta.
 
Inspektur Provinsi DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat mengatakan Rp423.573.275 telah dikembalikan ke Kas Daerah. Seluruh bukti pengembalian dana telah dilaporkan kepada BPK RI.
 
"Pemprov DKI terus mengupayakan agar pengembalian pembayaran dapat segera dituntaskan," kata Syaefullah dilansir dari Antara, Jakarta, Senin, 9 Agustus 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


BPK menemukan kelebihan pembayaran gaji pegawai Pemprov Jakarta. BPK memberikan rekomendasi untuk perbaikan administratif.
 
Baca: Jawab Temuan BPK, Dinkes DKI: Tak Ada Pemborosan Belanja Antigen
 
Pemprov DKI langsung menerbitkan Surat Edaran (SE) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Nomor 37 Tahun 2021 tentang Pemutakhiran Data Kepegawaian. Ini untuk memperkuat sistem administrasi data kepegawaian di DKI dan sebagai turunan dari Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 184 Tahun 2017 tentang Pemutakhiran Data Kepegawaian.
 
"Dan tidak ada kerugian negara di temuan ini. Karena tidak terdapat peraturan perundangan yang dilanggar yang mengakibatkan terjadinya kerugian daerah dalam temuan administratif ini," kata Syaefuloh.
 
BPK mencatat ada kelalaian administratif. Beberapa di antaranya memberikan gaji pada pegawai yang sudah meninggal. Tidak ada laporan kematian ke BKS sehingga gaji tetap terbayarkan.
 
Selain itu, ada beberapa pegawai yang tugas belajar, namun terlambat melapor sehingga tunjangna kinerja daerah masih dibayarkan. Dia juga mendapat tunjangan pendidikan.
 
"Untuk kasus pegawai yang sudah meninggal, sudah dilakukan penyelesaian secara baik-baik dengan ahli waris, mereka mengembalikan. Sedangkan yang tugas belajar juga sudah diminta untuk mengembalikan," ucap Syaefuloh.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif