Jakarta: Dewan Riset Daerah (DRD) DKI Jakarta mendorong percepatan pembangunan polder di sembilan titik. Pembangunan polder atau bidang tanah cadangan untuk menampung air itu dapat mengoptimalisasi pengendalian banjir di Ibu Kota.
"Banjir relatif besar di barat dan timur. Yang dikerjakan sekarang itu sesuai dengan kebutuhan," kata anggota DRD DKI Muhammad Fausal Kahar melalui keterangan tertulis, Senin, 21 Februari 2022.
Rekomendasi pihaknya yakni percepatan pembangunan polder di Kelapa Gading, Pulomas, Marunda, Adhyaksa, dan Muara Angke. Kemudian, di Teluk Gong, Mangga Dua, Green Garden, dan Kamal.
Baca: Normalisasi Belum Tuntas, Warga Kembangan Andalkan Pompa Halau Banjir
Menurut dia, sistem polder dapat dioptimalkan dengan ketersediaan fasilitas pompa cadangan untuk mengatasi kendala pengaliran air. Ketersediaan pompa dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.
Fausal mencontohkan di Waduk Pluit terdapat tujuh pompa yang hidup setiap hari. Maka cadangan pompa dangat dibutuhkan.
"Pompa ini sangat penting. Yang harus diperhatikan adalah kapasitas, cadangan, dan umur pompa," kata dia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan