Anggaran Shelter Bukit Duri Rp5,9 Miliar Dihidupkan Kembali

Nur Azizah 13 September 2018 19:50 WIB
penggusuran bukit duri
Anggaran Shelter Bukit Duri Rp5,9 Miliar Dihidupkan Kembali
Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta Meli Budihastuti - Medcom.id/Nur Azizah.
Jakarta: Pemprov DKI Jakarta kembali menghidupkan anggaran pembangunan hunian sementara (shelter) Bukit Duri di APBD Perubahan 2018. Sebelumnya, anggaran tersebut masuk dalam APBD murni lalu dimatikan.

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta Meli Budihastuti mengungkapkan anggaran tersebut sempat dimatikan lantaran pihaknya kesulitan mencari lahan. Sesuai aturan pengelola keuangan daerah, pembangunan harus dilakukan di atas tanah Pemda.

"Sampai bulan Juli tuh belum ada tanah di sekitar situ karena warga Bukit Duri kan enggak mau jauh-jauh. Akhirnya kami ajukan untuk dilakukan perubahan," kata Meli di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis, 13 September 2018.


Belum lama ini, Pemprov DKI menemukan dua lahan yang bisa menjadi solusi. Pertama, lahan PT Setia Ciliwung yang saat ini sedang diusulkan untuk pembebasan.

(Baca juga: BBWSCC Ajukan Kasasi Terkait Bukit Duri)

Rencananya, lahan tersebut juga akan dibangun kampung susun. Namun sampai saat ini kelengkapan kepemilikannya belum beres. 

"Satu lagi lahan eks kantor Dirjen Pajak di Tebet. Kami sedang mengajukan permohonan ke Pemerintah Pusat untuk meminjam lahan. setelah disetujui baru kita renovasi," tutur dia. 

Namun, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah tengah mengusahakan agar lahan tersebut bisa dihibahkan. Karena itu, Meli menghidupkan kembali anggaran yang pernah dimatikan itu. 

"Jadi tetap prepare bila nanti prosesnya tidak lama, karena kebutuhan dari warga, mereka kena normalisasi program pemerintah pusat juga. Mungkin ada pertimbangan percepatan, kita bisa realisasi juga menggunakan APBD yang sudah tersedia ini, Rp5,9 miliar," pungkas dia. 

(Baca juga: Warga Bukit Duri Dijanjikan Kampung Deret)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id