Ilustrasi. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) tanpa atap di kawasan Sudirman, jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga
Ilustrasi. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) tanpa atap di kawasan Sudirman, jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga

Konsep JPO Tanpa Atap Dinilai Keliru

Nasional jpo
Sri Yanti Nainggolan • 09 November 2019 02:27
Jakarta: Pengamat Tata Kota Nirwono Joga menilai konsep jembatan penyeberangan orang (JPO) tanpa atap keliru. Apalagi, alasan dilepasnya atap JPO sebatas menjadikannya ramah untuk swafoto.
 
"Yang mau foto siapa? Orang pakai JPO karena mau menyeberang dengan cepat," kata Nirwono saat dihubungi, Jumat, 8 November 2019.
 
Nirwono menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak paham fungsi atap JPO. Bagi Nirwono, atap JPO penting untuk melindungi pengguna dari teriknya panas atau hujan. Ia justru menuding Anies bukan pengguna JPO.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh menilai menjadikan JPO ramah untuk swafoto tak logis. Ia menyebut Pemrov DKI sebaiknya lebih fokus pada jembatan yang sudah tak layak daripada memfasilitasi aktivitas swafoto.
 
"Kalau alasan kemarin JPO untuk selfie, saya rasa kurang tepat. Selfie kan juga bisa di pinggir jalan," ujar Nova.
 
Bagi Nova dilepasnya atap JPO juga bisa mempengaruhi aspek keamanan pengguna. Ia juga menilai JPO bisa jadi membahayakan manakala terjadi cuaca ekstrem.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif