Petugas kebersihan berjalan di antara tumpukan sampah di kawasan Teluk Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar.
Petugas kebersihan berjalan di antara tumpukan sampah di kawasan Teluk Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar.

Ratusan Pengeruk Sampah Muara Angke Pilih Pakai Tangan

Nur Azizah • 20 Maret 2018 00:08
Jakarta: Ratusan tenaga pengeruk sampah di Muara Angke, Jakarta Utara memilih menggunakan tangan ketimbang memakai alat. Alasannya kerena lebih mudah. 
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun sempat memunguti sampah dengan kedua tangannya secara langsung. Ia memilih tidak menggunakan sarung tangan karena menyulitkan.
 
"Tadi saya tanya mereka, katanya menggunakan kaos tangan justru sulit. Kalau pakai garpu, saat dimasukkan garpunya malah enggak bisa diangkat. Jadi kekunci," kata Anies di Hutan Mangrove, Muara Angke, Jakarta Utara, Senin, 19 Maret 2018.

Mantan Menteri Pendidikan ini akan menyediakan sabun pencuci tangan dan disinfektan untuk para pekerja. "Sehingga mereka tidak terkontaminasi," imbuhnya.
 
Baca: Anies Targetkan Pembersihan Muara Angke Satu Minggu
 
Anies mengklaim tumpukan sampah sudah berkurang 50 ton dan masih tersisa 50 ton lagi. Dia menargetkan sampah tersebut akan hilang dalam satu Minggu.
 
"Setelah bersih nanti akan ditanami mangrove. Mudah-mudahan dengan mangrove, semua bisa aman," pungkasnya.
 
Sampah yang didominasi sampah plastik bekas makanan ini menumpuk hingga ketinggian 2,5 meter. Setiap harinya, sekitar 400 tenaga gabungan diturunkan untuk membersihkan sampah-sampah tersebut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JMS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>