PKL memakan badan jalan yang seharusnya bisa digunakan untuk berolahraga/MTVN/Whisnu Mardiansyah
PKL memakan badan jalan yang seharusnya bisa digunakan untuk berolahraga/MTVN/Whisnu Mardiansyah

Sejumlah Warga Merasa Area CFD tak Lagi Nyaman

Whisnu Mardiansyah • 23 Juli 2017 12:22
medcom.id, Jakarta: Kawasan Jalan M.H, Thamrin hingga Jalan Sudirman tumpah ruah oleh warga setiap Minggu pagi akhir pekan. Namun, sejumlah warga mengeluhkan kondisi area car free day (CFD) yang semrawut.
 
Pantauan Metrotvnews.com, kawasan CFD di sekitar Bundaran HI dipenuhi pedagang kaki lima. Tak ada sekat atau pembatas antara warga yang berolahraga dengan pedagang kaki lima. Kawasan CFD layaknya pasar tumpah dadakan.
 
Tak hanya mencaplok pedestrian, PKL pun menjajakan dagangannya hingga ke tengah jalan. Sejatinya, kegiatan CFD diciptakan Pemprov DKI untuk memberi ruang bagi warga DKI berolahraga di tengah minimnya sarana olahraga di Jakarta.

Suasana CFD yang penuh sesak oleh pedagang kaki lima membuat warga tak leluasa beraktivitas karena terganggu dengan kegiatan jual beli. Penjaja manusia patung dan ondel-ondel semakin menambah sesaknya kawasan CFD.
 
Yuni, sesekali harus memperlambat gerakan lari karena terhalang PKL yang mangkal hingga ke tengah jalan. Ia terpaksa harus mengalah.
 
"Saya kira Pemprov perlu menertibkan (PKL). Kita mau olahraga bukan mau ke pasar," kata Yuni kepada Metrotvnews.com di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu 22 Juli 2017.
 
Bukan hanya masalah PKL, ajang CFD kerap dimanfaatkan sekelompok massa yang mengatasnamakan kegiatan sosial demi menggarap donasi dari para peserta CFD. Hal itu dinilai telah melanggar dari tujuan awal dibentuknya CFD.
 
"Ini kan sarana olahraga warga. Engga perlu ada kegiatan-kegiatan yang di luar olahraga," kata Miftah salah satu peserta CFD lainnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>