medcom.id, Jakarta: Pengamanan di sekolah bertaraf internasional Jakarta International School ketat. Ada sekitar 400 kamera pengawas (CCTV) yang dipasang di seluruh sudut sekolah.
Namun, ternyata tidak ada CCTV di lorong-lorong toilet sekolah tersebut. Padahal, tempat ini merupakan salah satu tempat yang berpotensi menjadi lokasi kejahatan.
"CCTV banyak di sana, bahkan ratusan. Tapi depan dan lorong toilet tidak ada. Padahal di sana lah terjadi peristiwa itu. Sekarang memang sudah dipasang," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, ketika hadir dalam acara 8-11 Metro TV, Jakarta, Rabu (16/4/2014).
Menurut dia, keamanan di JIS sangat ketat dan aman secara kasat mata. Namun, ini tidak mencerminkan keamanan di dalamnya.
Sebelumnya, AK, murid taman kanak-kanak di JIS menjadi korban pelecehan seksual. Dua orang karyawan JIS dibantu oleh seorang lainnya menyodomi bocah 5 tahun tersebut.
medcom.id, Jakarta: Pengamanan di sekolah bertaraf internasional Jakarta International School ketat. Ada sekitar 400 kamera pengawas (CCTV) yang dipasang di seluruh sudut sekolah.
Namun, ternyata tidak ada CCTV di lorong-lorong toilet sekolah tersebut. Padahal, tempat ini merupakan salah satu tempat yang berpotensi menjadi lokasi kejahatan.
"CCTV banyak di sana, bahkan ratusan. Tapi depan dan lorong toilet tidak ada. Padahal di sana lah terjadi peristiwa itu. Sekarang memang sudah dipasang," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, ketika hadir dalam acara 8-11 Metro TV, Jakarta, Rabu (16/4/2014).
Menurut dia, keamanan di JIS sangat ketat dan aman secara kasat mata. Namun, ini tidak mencerminkan keamanan di dalamnya.
Sebelumnya, AK, murid taman kanak-kanak di JIS menjadi korban pelecehan seksual. Dua orang karyawan JIS dibantu oleh seorang lainnya menyodomi bocah 5 tahun tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BOB)