medcom.id, Jakarta: Jakarta kerap dilanda kebakaran. Call center darurat 113 diharapkan dapat berfungsi dengan baik. Nyatanya hotline tersebut tak berfungsi.
"Masalah 113 memang PR dari dulu. Sempat benar, tapi kayak gitu lagi," kata Petugas Komunikasi Operasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (PKPB) DKI Jakarta, Imam Budiaji, kepada Metrotvnews.com di ruang command center Jalan K.H. Zainul Arifin, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2015) lalu.
Lucunya, bukan menerima laporan kebakaran, petugas di ruang pusat komando sering mendapatkan telepon salah sambung. Hal tersebut terkadang membuat petugas kerepotan. "Masalahnya itu kita pusing bikin laporan, tapi banyak nomor yang salah sambung," terang Imam.
Namun, telepon yang salah sambung itu berasal dari para pengguna provider yang menyediakan layanan call center untuk pusat komando penanggulangan kebakaran. "Yang masuk itu cuma nomor-nomor Telkomsel. Jadi enggak tersaring dari sananya," imbuh Imam.
Memang, jika menghubungi 113 Anda hanya akan mendapat jawaban, "Anda telah terhubung dengan call center pemadam kebakaran Provinsi DKI Jakarta. Maaf petugas kontak center kami sedang melayani, mohon tunggu."
Jika terjadi kebakaran, Anda dapat langsung menghubungi Sudin Damkar di wilayah masing-masing atau hubungi ke 164 yang akan tersambung ke call center Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta.
medcom.id, Jakarta: Jakarta kerap dilanda kebakaran.
Call center darurat 113 diharapkan dapat berfungsi dengan baik. Nyatanya hotline tersebut tak berfungsi.
"Masalah 113 memang PR dari dulu. Sempat benar, tapi kayak gitu lagi," kata Petugas Komunikasi Operasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (PKPB) DKI Jakarta, Imam Budiaji, kepada
Metrotvnews.com di ruang command center Jalan K.H. Zainul Arifin, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2015) lalu.
Lucunya, bukan menerima laporan kebakaran, petugas di ruang pusat komando sering mendapatkan telepon salah sambung. Hal tersebut terkadang membuat petugas kerepotan. "Masalahnya itu kita pusing bikin laporan, tapi banyak nomor yang salah sambung," terang Imam.
Namun, telepon yang salah sambung itu berasal dari para pengguna provider yang menyediakan layanan call center untuk pusat komando penanggulangan kebakaran. "Yang masuk itu cuma nomor-nomor Telkomsel. Jadi enggak tersaring dari sananya," imbuh Imam.
Memang, jika menghubungi 113 Anda hanya akan mendapat jawaban, "Anda telah terhubung dengan call center pemadam kebakaran Provinsi DKI Jakarta. Maaf petugas kontak center kami sedang melayani, mohon tunggu."
Jika terjadi kebakaran, Anda dapat langsung menghubungi Sudin Damkar di wilayah masing-masing atau hubungi ke 164 yang akan tersambung ke call center Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)