medcom.id, Jakarta: Polemik Undang-Undang Pilkada yang disahkan 27 Septeber lalu masih menuai protes dari masayarakat.
Salah satunya datang dari Laskar Dewa Ruci yang berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia untuk melakukan aksi <>long march menuju Istana Merdeka dan Mahkamah Konstitusi untuk menolak pilkada melalui DPRD.
Presiden Lembaga Bantuan Hukum Laskar Dewa Ruci, Sirra Prayuna, mengatakan aksi tersebut ditunjukkan untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berinisasi untuk menggolkan pilkada melalui DPRD.
"UU Pilkada adalah iniastif Pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang masuk dalam Prolegnas," ujarnya.
Pantauan Metrotvnews.com, ribuan kader Dewa Ruci dari berbagai provinsi itu mulai bergerak pukul 11.00 WIB, akibatnya Jalan MH Thamrin menuju Jalan Medan Merdeka tersendat.
medcom.id, Jakarta: Polemik Undang-Undang Pilkada yang disahkan 27 Septeber lalu masih menuai protes dari masayarakat.
Salah satunya datang dari Laskar Dewa Ruci yang berkumpul di Bundaran Hotel Indonesia untuk melakukan aksi <>long march menuju Istana Merdeka dan Mahkamah Konstitusi untuk menolak pilkada melalui DPRD.
Presiden Lembaga Bantuan Hukum Laskar Dewa Ruci, Sirra Prayuna, mengatakan aksi tersebut ditunjukkan untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berinisasi untuk menggolkan pilkada melalui DPRD.
"UU Pilkada adalah iniastif Pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang masuk dalam Prolegnas," ujarnya.
Pantauan Metrotvnews.com, ribuan kader Dewa Ruci dari berbagai provinsi itu mulai bergerak pukul 11.00 WIB, akibatnya Jalan MH Thamrin menuju Jalan Medan Merdeka tersendat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LAL)