Ahok--Antara/Wahyu Putro
Ahok--Antara/Wahyu Putro

Ini Cara Ahok agar Sopir Angkot Berpenghasilan Rp5 Juta Tiap Bulan

Wanda Indana • 20 November 2014 11:24
medcom.id, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memiliki formula khusus agar sopir angkutan umum memiliki penghasilan Rp5 Juta, perbulannya. Rencananya Ahok akan memberlakukan sitem pembayaran berdasarkan kilometer layaknya angkutan umum lainnya yang memiliki argometer.
 
"Karena saya tahu, sopir angkot enggak ada yang dapat dua kali UMP-kan. Kalau tahun depan, dapat Rp5 juta per-bulan. Caranya gimana? Asal kamu mau dapat Rp5 juta per-bulan, kamu harus ikut sistem rupiah per-kilometer bayarnya. Jadi kamu enggak usah ngetem-ngetem. Masyarakat Jakarta juga enak," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis, (20/11/2014).
 
Kemudian, lanjut Ahok, semua angkutan umum di DKI Jakarta, diminta menggunakan bahan bakar gas, dan angkot tersebut diminta berada di bawah koordinasi atau naungan PT Transjakarta. "Kita yang penting begini, ke depan ini seluruh angkot di Jakarta, saya mau suruh ganti gas, sama dia di bawah Transjakarta," tukas dia.

Menurutnya, dengan model seperti itu, perusahaan juga lebih mendapatkan keuntungan yang berlipat. "Untung dong. Karena dia bisa ganti bus baru dan bank ngasih kredit. Karena akan ditanggung Transjakarta. Tugas kamu cuma ngiterin, kita suruh, kamu jalan, jalan, kamu berhenti, berhenti," papar dia.
 
Sebelumnya diketahui Ahok sepakat untuk menaikan tarif angkutan umum baru sebesar Rp1000 dari harga normal. Kesepakatan tercapai setelah pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>