medcom.id, Jakarta: Kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto, mahasiswi Universitas Bunda Mulya, akan direkonstruksi ulang, pekan depan. Kapan persisnya? "Belum bisa kita pastikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Jakarta, Senin (17/3) siang.
Menurut Rikwanto, rekonstruksi untuk melengkapai pemberkasan, setelah seluruh pemeriksaan terhadap pelaku, saksi, dan barang bukti dinyatakan cukup. Pelaku, pasangan kekasih Ahmad Imam Al Hafitd dan Assifa Ramadhani, tetap akan dijerat pasal berlapis: Pasal 340, Pasal 338, dan pasal 353 ayat 3.
Hafitd diketahui bekas pacar korban, sementara Assifa adalah teman SMA korban. Sebelum ditemukan sudah tak bernyawa, Sarah terakhir meninggalkan rumah pada Senin 3 Maret 2014 pagi. Ia pamit kepada kedua orangtuanya les bahasa Jerman di Gothe Institut Jakarta.
Sejak itu, korban tak kunjung pulang ke rumah. Belakangan, jasad Sara ditemukan di Tol Bintara, Bekasi, Jawa Barat.
medcom.id, Jakarta: Kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto, mahasiswi Universitas Bunda Mulya, akan direkonstruksi ulang, pekan depan. Kapan persisnya? "Belum bisa kita pastikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Jakarta, Senin (17/3) siang.
Menurut Rikwanto, rekonstruksi untuk melengkapai pemberkasan, setelah seluruh pemeriksaan terhadap pelaku, saksi, dan barang bukti dinyatakan cukup. Pelaku, pasangan kekasih Ahmad Imam Al Hafitd dan Assifa Ramadhani, tetap akan dijerat pasal berlapis: Pasal 340, Pasal 338, dan pasal 353 ayat 3.
Hafitd diketahui bekas pacar korban, sementara Assifa adalah teman SMA korban. Sebelum ditemukan sudah tak bernyawa, Sarah terakhir meninggalkan rumah pada Senin 3 Maret 2014 pagi. Ia pamit kepada kedua orangtuanya les bahasa Jerman di Gothe Institut Jakarta.
Sejak itu, korban tak kunjung pulang ke rumah. Belakangan, jasad Sara ditemukan di Tol Bintara, Bekasi, Jawa Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ICH)