Kawasan Monas direvitalisasi. Foto: MI/Pius Erlangga
Kawasan Monas direvitalisasi. Foto: MI/Pius Erlangga

DPRD Ancam Lapor KPK Jika Revitalisasi Monas Dilanjutkan

Nasional Revitalisasi Monas
Insi Nantika Jelita • 28 Januari 2020 21:51
Jakarta: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi meminta proyek revitalisasi Monas bagian selatan disetop. Ia mengancam melaporkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bila memaksakan revitalisasi.
 
"Kalau misal ini terus ditabrak kami akan jalankan langkah ke depan. Mungkin, kami bisa melaporkan kepada pihak kepolisian atau KPK," kata Prasetyo di kawasan selatan Monas, Jakarta Pusat, Selasa 28 Januari 2020,
 
Ia menyesalkan proyek tersebut berjalan tanpa izin dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka. DPRD pun menunggu surat putusan dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka yang sudah meminta menyetop proyek tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Prasetyo menegaskan Monas merupakan kawasan ring 1 yang berdekatan dengan Istana. Makanya, Pemprov DKI tak boleh sembarangan. Terlebih, menebang ratusan pohon.
 
Ia pun geram lantaran lahan revitalisasi di kawasan Monas itu sudah dicor beton. Area itu pun tidak bisa lagi ditanami pohon.
 
"Ini rekomendasi kami, tolong revitalisasi ini sementara dihentikan. Menunggu mulai besok menunggu surat dari Mensesneg (Pratikno)," tambahnya.
 
Prasetyo bahkan meminta kontraktor untuk membongkar lagi saluran air tersebut. Ia tidak yakin lokasi itu bisa dijadikan wadah saat hujan mengguyur Monas. Para pekerja pun membongkar papan dan menggali tanah tersebut.
 
"(Monas) ini adalah ikon nasional. Bukan punya pemerintah daerah saja. Nah, disini kami minta tolong kepada pihak eksekutif saling menghargai lah, hormati semua," ucap Prasetyo.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif