Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Foto: MTVN/Intan Fauzi
Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Foto: MTVN/Intan Fauzi

Penertiban PKL Stasiun Kota Ricuh di Depan Djarot

Intan fauzi • 25 Oktober 2016 16:19
medcom.id, Jakarta: Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Stasiun Kota Taman Sari, Jakarta Barat, ricuh. Kerusuhan pecah tepat ketika Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, blusukan ke stasiun.
 
Djarot dihadapkan dengan sejumlah petugas Satpol PP yang sedang mengamankan gerobak pedagang ke atas truk. Tak lama, kericuhan antara pedagang dan Satpol PP terjadi.
 
Suasana memanas, pedagang menangis sambil berteriak tak rela gerobak dagangannya dibawa Satpol PP. "Saya cari uang halal pak, kenapa kaya gini," kata salah seorang PKL sambil menangis di depan Halte Beos, Jalan Mangga Dua Raya, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (25/10/2016).
 
Djarot berusaha membuka dialog dengan pedagang, namun niat itu tertahan. Sebab, beberapa orang mulai melempar botol air mineral, krat, dan botol minuman ke arah Satpol PP.
 
Tak lama, petugas Satpol PP menggiring seorang pria yang diduga kerap melakukan pungutan liar sebesar Rp30 ribu per hari pada pedagang. Pria itu sempat berpura-pura pingsan untuk mengelabui petugas Satpol PP.
 
Ia beberapa kali menolak, sampai akhirnya dibawa ke hadapan Djarot. Pria berbadan gemuk itu memohon ampun pada Djarot supaya dilepaskan dan barang-barangnya yang diambil Satpol PP dikembalikan. "Makanya, harus jadi orang baik ya, jangan gitu, harus tertib," kata Djarot.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>