Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M. Iqbal----MTVN/Deny Irwanto
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M. Iqbal----MTVN/Deny Irwanto

Soal Kalijodo, Ahok Diyakini Punya Pertimbangkan Matang

Deny Irwanto • 12 Februari 2016 18:00
medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI berencana menggusur kawasan Kalijodo, Jakarta Utara. Namun, dalam upaya penggusuran tersebut, pemerintah diminta memikirkan situasi pascapenggusuran.
 
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan, Kalijodo adalah kawasan padat penduduk yang dihuni ribuan warga. Mereka perlu diberi solusi.
 
Krishna cukup mengenal daerah tersebut. Sebab, dirinya sempat menjabat Kapolsek Penjaringan, Jakarta Utara, pada 2001-2004.

"Semua itu harus dipertimbangkan, ada implikasi apa?" kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat (12/2/2016).
 
Menurut Krishna, warga yang tinggal di Kalijodo, berwarna. Meski kecil, kawasan tersebut heterogen. Dia mengidentifikasi ada warga yang sekadar tinggal sementara dan ada warga yang sudah tinggal bertahun-tahun.
 
"Implikasi sosialnya yang kemudian harus dipertimbangkan," kata Krishna.
 
Soal Kalijodo, Ahok Diyakini Punya Pertimbangkan Matang
Kalijodo (MI.Galih Pradipta)
 
Meski begitu, alumni Akpol 1991 ini yakin, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sudah berpikir panjang. Ahok, sapaan Basuki, tak ujuk-ujuk menggusur kawasan tanpa memikirkan dampak dan solusinya.
 
Krishna menyebut, Ahok sadar dengan lingkungan yang dia pimpin. Sehingga, Krishna percaya Ahok punya solusi. "Tentunya Pak Gubernur sudah mempertimbangkan?," tegas Krishna.
 
Rencana penggusuran Kalijodo menggemuka pekan ini. Pemicunya, insiden tabrakan mobil Toyota Fortuner dengan pengendara motor, yang membuat penunggang motor tewas. Hasil penyelidikan, Riki sang sopir Fortuner, mengantuk lantaran habis minum bir di Kawasan Kalijodo. Insiden itu terjadi tepat perayaan Imlek 2567.
 
Insiden tabrakan melebar. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pun berang dan langsung tancap target penggusuran Kalijodo. Rencana Basuki mendapat perlawanan warga. Warga bahkan bakal menurunkan preman buat mengadang penggusuran. Apa dikata, lelaki yang akrab disapa Ahok itu lebih punya kuasa.
 
Ahok langsung berkoordinasi dengan jajarannya. Tak lupa dengan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya buat menertibkan kawasan hiburan yang sudah melegenda sejak 1950-an.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TII)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan