Ilustrasi. Media Indonesia.
Ilustrasi. Media Indonesia.

Antisipasi Stok Menipis, DKI Minta Opsi Relokasi Vaksin Covid-19

Antara • 07 Oktober 2022 10:18
Jakarta: Dinas Kesehatan DKI Jakarta meminta opsi relokasi vaksin covid-19 dari daerah lain. Hal ini untuk mengantisipasi stok vaksin yang mulai menipis di sejumlah fasilitas kesehatan Jakarta.
 
"Kami juga minta terus karena DKI serapannya tinggi," kata Kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia di Jakarta, Jumat, 7 Oktober 2022.
 
Menurut dia, relokasi vaksin memungkinkan dari satu daerah ke daerah lain karena dimudahkan oleh sistem pemantauan. Apalagi jika ada vaksin yang mendekati masa kedaluarsa, maka Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah akan melakukan opsi relokasi ditambah serapan yang rendah di daerah tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski begitu, kata dia, sampai saat ini belum ada daerah yang melakukan relokasi vaksin ke DKI Jakarta.
 
"Jadi begitu lihat daya serap rendah, vaksin kemungkinan ada potensi expire (kedaluarsa), mereka akan didorong untuk ditawarkan kepada provinsi mana yang mau. Itu relokasi vaksin namanya," kata Dwi.
 

Baca: Belum Dikirim Kemenkes, Stok Vaksin Covid-19 di Jakarta Menipis


Guna menyiasati stok menipis di DKI, pihaknya tetap mengadakan vaksinasi. Namun, disesuaikan dengan ketersediaan stok dan lokasi sentra vaksinasi yang dikurangi.
 
Ia mengatakan ketika masih banyak stok vaksin covid-19, satu kecamatan bisa membuka 10 hingga 20 sentra vaksinasi. Termasuk, di Puskesmas kecamatan dan kelurahan, taman, pusat perbelanjaan dan tempat publik lainnya.
 
"Kalau sekarang agak berkurang stok vaksin, kami tidak bisa buka 10-20 titik sehingga di konsentrasikan di setiap kecamatan layanan titik vaksinasi disesuaikan dengan stok yang ada," ujar dia.

Berikut ini data vaksinasi covid-19 d Jakarta per Kamis, 6 Oktober 2022:

  1. Dosis satu 12.682.585 orang atau 135 persen
  2. Dosis kedua 10.802.368 orang atau 115 persen
  3. Dosis ketiga 5.064.192 orang atau 68,48 persen.
Berdasarkan data stok vaksin Kementerian Kesehatan yang diakses pada Jumat, 7 Oktober 2022 hingga pukul 08.00 WIB, estimasi ketersediaan vaksin covid-19 di Jakarta mencapai 58.086. Rata-rata vaksinasi minggu lalu mencapai 4.739 vaksinasi. Estimasi sisa hari dari stok tersebut mencapai 12 hari.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif