Sandi Minta Insiden Bagi-Bagi Sembako tak Dipolitisasi

Arga sumantri 03 Mei 2018 12:26 WIB
sembako
Sandi Minta Insiden Bagi-Bagi Sembako tak Dipolitisasi
Wagub DKI Sandiaga Uno/Medcom.id/Siti Yonna
Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta insiden bagi-bagi sembako di Monas, Jakarta Pusat, tidak diseret ke ranah politik. Insiden itu sebaiknya dijadikan pembelajaran bersama.

"Mari kita tidak mempolitisasi musibah ini," kata Sandi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 3 Mei 2018.

Sandi memandang musibah pada acara yang digelar Forum Untukmu Indonesia (FUI) itu menjadi bahan refleksi. Masih banyak masyarakat membutuhkan bantuan. Ramainya warga mengantre, bahkan berdesakan, hanya demi beras, minyak goreng, dan mi instan membuktikan sebagian warga DKI belum sejahtera.


Sandi miris melihat situasi itu. Padahal, kata dia, Pemprov DKI memiliki Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Badan Amal Zakat, infaq, dan sedekah.

"Zakat, infak, dan sedekah kita bisa arahkan ke sana," ucap dia.

Sandi melihat mayoritas warga yang ikut dalam bagi-bagi sembako merupakan warga Pademangan, Jakarta Utara. Itu juga menjadi pengingat tingkat kemiskinan warga Jakarta Utara masih tinggi.

"Oleh karena itu Pak Wali (Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad) akan memetakan mana yang perlu. Pesan Pak Anies (Gubernur Anies Baswedan) sendiri kan kemiskinan di Pademangan Jakarta Utara ini sangat memprihatinkan," kata Sandi.

Media pun diminta tak membenturkan Pemprov DKI dan penyelenggara. Ia juga tak ingin kasus ini menjadi ajang mengadu domba pihak Anies-Sandi dengan partai yang tak mendukung mereka.

"Karena sekarang tugas kami untuk seluruh masyarakat Jakarta," ujar dia.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id