Anies Diminta Hentikan Reklamasi Kepulauan Seribu

10 September 2018 22:34 WIB
reklamasi teluk jakarta
Anies Diminta Hentikan Reklamasi Kepulauan Seribu
Foto udara gugusan Pulau Seribu di Jakarta. Foto: Antara/Ahmad Subaidi.
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta menghentikan proyek reklamasi Teluk Jakarta di wilayah Kepulauan Seribu. Proyek senilai miliaran rupiah itu dinilai merusak habitat alam sekitar.
 
Juru bicara Kaukus Masyarakat Pulau Seribu Tolak Reklamasi Soleh mengatakan, beberapa proyek turunan reklamasi Teluk Jakarta masih dikerjakan oleh Pemprov DKI Jakarta.
 
"Seperti proyek break water (pemecah ombak) bernilai puluhan miliar di beberapa pulau ini sangat merugikan masyarakat. Terumbu karang hancur, padang lamun binasa, Mangrove pun tak tersisa. Hentikan proyek ini, tak bermanfaat dan tak sesuai janji kampanye Pak Anies (Gubernur DKI Anies Baswedan)," kata Soleh di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin, 11 September 2018.
 
Soleh tak menyangka, proyek break water masih dilanjutkan Pemprov DKI. Ia menyebutkan, proyek puluhan miliar tersebut dikerjakan di beberapa pulau-pulau padat penghuni. Seperti Pulau Kelapa, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Karya, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Harapan, dan Pulau Untung Jawa.
 
"Ini pembangunan menggunakan anggaran 2016. Saat itu masih ramai soal penolakan reklamasi. Saya kira ganti gubernur proyek ini dihentikan. Eh, malah dilanjutkan juga, enggak konsisten," kata Soleh.

Baca: Gerindra Dukung Pergub Reklamasi Teluk Jakarta

Soleh menyarankan proyek itu dihentikan. Alokasi anggaran bisa digunakan untuk menormalisasi Kepulauan Seribu.
 
"Ini semua dibeton dan mersak alam. Ikan tak ada karena karang rusak. Ini betonisasi , bukan normalisasi," kata Soleh.




(FZN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id