DPRD Pertanyakan Hunian DP Rp0
Gedung DPRD DKI Jakarta. Foto: MI/Ramdani.
Jakarta: Fraksi Partai Demokrat-PAN DPRD DKI menagih janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait pembangunan hunian DP Rp0. Ia meminta Anies menuntaskan janji kampanye itu.
 
"Pelaksanaan program rumah DP Rp0 harus segera dilaksanakan agar janji kampanye segera tuntas," kata Neneng Hasanah dari Partai Demokrat dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis, 29 November 2018.
 
Fraksi Partai Demokrat-PAN juga mempertanyakan target pembangunan rumah DP Rp0 tahun depan. Di tahun 2019, Pemprov DKI berencana membangun 950 unit rusun DP Rp0.
 
Menurutnya, jumlah tersebut tak mampu mengatasi permintaan perumahan di DKI Jakarta. Berdasarkan data dari Fraksi Demokrat-PAN, baru 52% penduduk Jakarta yang memiliki rumah.
 
"Lalu sebanyak 40% warga yang tidak memiliki rumah adalah masyarakat miskin," ungkap Neneng.
 
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ikut menyoroti pengadaan rusun DP Rp0. Ia meminta Pemprov DKI lebih gencar menyosialisasikan program itu.
 
Menurutnya, banyak warga yang belum paham terkait DP Rp0. Pemprov DKI harus menjelaskan bahwa pemerintah hanya menalangi uang muka bukan memberikan secara cuma-cuma.

Baca: Target 7.500 Unit Rumah DP Rp0 Baru Wacana

Sementara itu, Fraksi Partai Nasdem mempertanyakan bentuk hunai program DP Rp0. Sebab, program hunian yang dijanjikan Anies tak sesuai dengan janji saat kampanye.
 
"Ini tidak sesuai dengan janji dalam hal pemberian rumah tapak kepada warga Jakarta yang tidak mampu. Mekanisme pembelian rumah tanpa DP atau tanpa uang muka, mohon penjelasan," kata anggota Partai Nasdem Abdul Aziz Muslim.




(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id