Balap liar di kawasan Cipinang, Jakarta Timur. (Foto: MI/Ramdani)
Balap liar di kawasan Cipinang, Jakarta Timur. (Foto: MI/Ramdani)

Polisi Antisipasi Balapan Liar Selama Bulan Ramadan

Nasional balap liar
Siti Yona Hukmana • 06 Mei 2019 08:12
Jakarta: Sejumlah cara dilakukan untuk mengantisipasi aksi balap liar saat Ramadan. Salah satunya dengan menempatkan sejumlah petugas di sejumlah lokasi yang biasa digunakan untuk balap liar saat Ramadan.
 
"Pelanggaran balap liar memang melanggar undang-undang lantas dan dapat ditindak," kata Kasubdit Bin Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Muhammad Nasir saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 6 Mei 2019.
 
Aturan pelarangan balap liar tercantum dalam Pasal 115 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam aturan itu menyatakan bahwa, pengemudi kendaraan bermotor di jalan dilarang berbalapan dengan kendaraan bermotor lain. Pengendara yang berbalapan di jalan dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp3 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Waktu balapan liar umum dilakukan sekitar pukul 01.00 hingga 03.00 WIB dan pukul 05.00 hingga 06.00 WIB. Berikut lokasi balapan liar pada dini hari dan pagi hari tersebut;
 
Jakarta Timur
1. Jalan I Gusti Ngurah Rai Klender
2. Jalan Pemuda Pulogadung
3. Jalan Matraman Raya Matraman
4. Depan kantor Kantor Wali Kota dan Perum Eramas 2000
5. Depan Masjid At-Tien TMII
6. Jalan Raya Cibubur-Cimanggis, Depok
7. Kawasan Setu Jatiwarna, Cipayung
8. Sepanjang Jalan Kalimalang
 
Jakarta Selatan
1. Jalan Mampang Raya, Mampang
2.Jalan Buncit Raya, Mampang
3. Jalan Arteri Pondok Indah, Bintaro
5. Jalan Arteri Lenteng Agung, depan Universita Pancasila
6. Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat
7. Jalan Panjang Permata Hijau
 
Jakarta Barat
1. Perjuangan RS siloam
Kebon Jeruk
2. Jalan Panjang Kebon Jeruk
3. Jalan Daan Mogot, Cengkareng
4. Jalan Panjang Kedoya, Kebon Jeruk
5. Jalan Ateri di kawasan Puri Kembangan sampai TL Puri Kembangan
6. Jalan Joglo Raya, depan Copilas Indonesia
 
Jakarta Pusat
1. Benyamin Sueb, Kemayoran
2. Jalan Cempaka Putih Raya, Cempaka Putih
3. Jalan Proklamasi, Menteng
4. Jalan Asia Afrika Senayan, Tanah Abang
5. Jalan Gerbang Pemuda, Tanah Abang
 
Tangerang Selatan
1. Jalan Pondok Cabe Raya, Pamulang
2. Jalan Raya Ciputat Parung, Ciputat
3. Kawasan Serpong dan BSD lokasi kawasan perumahan dengan panjang dan lebar jalan yang cukup besar (lokasi ini dijaga oleh Satpam internal kawasan)
 
Tangerang Kota
1. Jalan Hasyim Ashari, Cipondoh
2. Kawasan Perum Metland, Cipondoh
3. Kawasan Sumarecon, Kelapa Dua
4. Jalan Alam Sutra Boulevard Cipondoh
 
Bekasi
1. Sekitaran kawasan Komsen
2. Wilayah Rawapanjang
 
Depok
1. Sepanjang Jalan Margonda
2. Jalan Sawangan parung
3. Sepanjang Jalan Baru Depok 1
4. Kawasan Jalan Arteri Cibubur Cisalak
 
"Kegiatan balapan dilakukan tidak terkoordinir, namun semakin banyak penonton maka pemotor akan tertarik untuk balapan sesama rekan ataupun kelompok masing masing," imbuh Nasir.
 
Baca: 139 Sepeda Motor Disita Polisi
 
Nasir mengatakan, pengamanan balapan liar lebih mengedepankan pola preventif yaitu mencegah terjadinya balapan liar. Preventif itu dilakukan dengan pendekatan patroli dan penempatan personel pada titik dan jam kegiatan dgn penggelaran personel wilayah.
 
"Pengamanan dalam mencegah balapan liar dilakukan oleh semua unsur pengamanan setempat. Satuan terdepan kewilayahan, polsek koramil dan kelurahan setempat dengan melibatkan pokdarkamtibmas," terang Nasir.
 
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga membuat operasi PAM Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran berlalulintas (Kamseltibcarlantas). Ada sejumlah titik kerawanan Kamseltibcarlantas di Jakarta.
 
Menurut dia, titik paling dominan yakni di perkantoran, pasar tradisional, pasar modern, tempat ibadah, lokasi kuliner (menjelang buka puasa), pasar kaget yang ada di sepanjang jalan dan lokasi permukiman. Nasir mengatakan, titik rawan ini bisa bergeser namun situasional dal jangka pendek.
 
"Hal yang kita lakukan adalah koordinasi dan kerjasama. PAM kamseltibcarlantas ini akan melibatkan semua pihak yaitu Polri Dishub, Satpol-PP, PD Pasar Jaya serta PAM internal obyek kuliner," beber Nasir.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif