PKL tak Boleh Lagi Berjualan di Jalan Rawajati Barat
Lurah Rawajati Rudi Budijanto. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Jakarta: Sejumlah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan menertibkan puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di trotoar Jalan Rawajati Barat atau di samping Apartemen Kalibata City. Para PKL tersebut dinilai mengganggu lalu lintas.

"Memang PKL ini kan di sarana umum, di saluran, atas trotoar dan bahu jalan. Itu menimbulkan kemacetan," kata Lurah Rawajati Rudi Budijanto di Jalan Rawajati Barat, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Oktober 2018.

Rudi menyebut penertiban PKL itu atas permintaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kelurahan Rawajati telah mengeluarkan surat imbauan untuk tak berjualan di sarana umum.


Surat imbauan itu berisi larangan berjualan atau membuka lapak di trotoar dan bahu jalan karena dinilai mengganggu pengguna jalan dan menimbulkan kemacetan. PKL diminta segera memindahkan dagangan dan lapaknya.

"Semalam sudah kita himbau untuk tidak berjualan di sini. Kita akan lakukan penjagan mulai dari sekarang," jelas Rudi. 

Rudi mengatakan PKL tak lagi membuka lapak di sarana umum setelah mendapatkan imbauan itu. Sebelumnya, puluhan PKL berjualan di area itu sejak setahun lalu. Para PKL menggelar lapak dari sore hingga tengah malam.

"Mulai pukul 17.00 sampai 24.00 WIB mereka berjualan," terang Rudi.



(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id