medcom.id, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memastikan pelayanan di Jakarta diterima masyarakat dengan baik. Ahok juga memastikan Pemprov bakal mengurus orang kelaparan.
"Jakarta sebenarnya enggak ada cerita orang enggak makan. Orang kita bantu semua kok," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu 1 Maret 2017.
Ahok berkomentar begitu usai ditemukannya seorang remaja di Jakarta yang bergizi buruk. Ahok mengatakan, DKI akan menanggung kebutuhan gizi hingga kesehatan warganya selama keluarga penderita gizi buruk memberikannya data kepada Pemprov.
"Kalau dia gizi buruk biasanya karena kesulitan makan. Atau bisa TBC dan HIV. Jadi, mesti dikategoikan yang mana dulu," terang Ahok.
Baca: Djarot tak Ingin Kasus Gizi Buruk Terulang
Rollin Handika, warga Utan Kayu, Jakarta Timur, terkena gizi buruk. Remaja berusia 16 tahun tersebut sampai lumpuh dan tak dapat beraktivitas sejak kelas lima sekolah dasar.
Senin 27 Februari, Pemprov DKI sudah mendatangi rumah pemuda tersebut. Penanganan sudah dilakukan Wali Kota Jakarta Timur dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
medcom.id, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memastikan pelayanan di Jakarta diterima masyarakat dengan baik. Ahok juga memastikan Pemprov bakal mengurus orang kelaparan.
"Jakarta sebenarnya enggak ada cerita orang enggak makan. Orang kita bantu semua kok," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu 1 Maret 2017.
Ahok berkomentar begitu usai ditemukannya seorang remaja di Jakarta yang bergizi buruk. Ahok mengatakan, DKI akan menanggung kebutuhan gizi hingga kesehatan warganya selama keluarga penderita gizi buruk memberikannya data kepada Pemprov.
"Kalau dia gizi buruk biasanya karena kesulitan makan. Atau bisa TBC dan HIV. Jadi, mesti dikategoikan yang mana dulu," terang Ahok.
Baca:
Djarot tak Ingin Kasus Gizi Buruk Terulang
Rollin Handika, warga Utan Kayu, Jakarta Timur, terkena gizi buruk. Remaja berusia 16 tahun tersebut sampai lumpuh dan tak dapat beraktivitas sejak kelas lima sekolah dasar.
Senin 27 Februari, Pemprov DKI sudah mendatangi rumah pemuda tersebut. Penanganan sudah dilakukan Wali Kota Jakarta Timur dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)