medcom.id, Jakarta: Di sela rencana pembatasan sepeda motor di DKI Jakarta, parkir IRTI Monas yang menjadi salah satu lokasi parkir alternatif imbas larangan tersebut belum berencana menaikkan tarifnya.
Pengelola kawasan parkir IRTI mengaku belum ada arahan terkait dengan rencana pembatasan roda dua untuk masuk Sudirman-Tharmin. Para petugas menilai tarif yang diberlakukan masih akan sama.
"Untuk kendaraan sepeda motor jam pertama Rp750. Tiap jam berikutnya Rp750," ujar Bambang, Koordinator Lapangan Parkir IRTI, Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (25/11/2014).
Sementara itu, untuk mobil, jam pertama tarifnya sebesar Rp3.000. Kemudian tiap jam berikutnya, tarif bertambah Rp750.
Bambang mengaku tidak dapat merinci berapa jumlah uang yang diperoleh setiap harinya dari tarif parkir tersbut. Namun ia memastikan angkanya cukup besar mengingat jumlah kendaraan yang dapat ditampung di sana.
"Motor jumlahnya bisa sampai 500. Kalau mobil bisa 300-an," pungkas Bambang.
medcom.id, Jakarta: Di sela rencana pembatasan sepeda motor di DKI Jakarta, parkir IRTI Monas yang menjadi salah satu lokasi parkir alternatif imbas larangan tersebut belum berencana menaikkan tarifnya.
Pengelola kawasan parkir IRTI mengaku belum ada arahan terkait dengan rencana pembatasan roda dua untuk masuk Sudirman-Tharmin. Para petugas menilai tarif yang diberlakukan masih akan sama.
"Untuk kendaraan sepeda motor jam pertama Rp750. Tiap jam berikutnya Rp750," ujar Bambang, Koordinator Lapangan Parkir IRTI, Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (25/11/2014).
Sementara itu, untuk mobil, jam pertama tarifnya sebesar Rp3.000. Kemudian tiap jam berikutnya, tarif bertambah Rp750.
Bambang mengaku tidak dapat merinci berapa jumlah uang yang diperoleh setiap harinya dari tarif parkir tersbut. Namun ia memastikan angkanya cukup besar mengingat jumlah kendaraan yang dapat ditampung di sana.
"Motor jumlahnya bisa sampai 500. Kalau mobil bisa 300-an," pungkas Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)