Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta. ANT/M Adimaja.
Ilustrasi Balai Kota DKI Jakarta. ANT/M Adimaja.

Pemprov DKI Ajukan Banding SK Pulau Reklamasi

Nasional reklamasi teluk jakarta
Cindy • 27 Desember 2019 15:00
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajukan banding terhadap putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait Surat Keputusan (SK) pencabutan izin reklamasi Pulau I di Teluk Jakarta. PTUN Jakarta mengabulkan gugatan pengembang Pulau I, PT Jaladri Kartika Pakci.
 
"Kami sudah ajukan banding," kata Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhanah saat dikonfirmasi, Jumat, 27 Desember 2019.
 
Yayan telah mengajukan permohonan banding ke PTUN. Pemprov DKI sedang menyusun memori banding yang akan dibacakan di pengadilan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami lagi siapkan memori bandingnya. Apa yang menjadi pertimbangan hukumnya, ya kami counter di memori banding," ucap Yayan.
 
PTUN membatalkan SK Gubernur DKI Jakarta Nomor 1409 Tahun 2018 Tanggal 6 September 2018 perihal pencabutan keputusan gubernur tentang pemberian izin pelaksanan reklamasi. Sepanjang yang berhubungan dengan Keputusan Gubernur 2269 Tahun 2015 tentang pemberian izin pelaksanaan reklamasi Pulau I kepada PT Jaladri Kartika Pakci.
 
Dalam putusan itu, PTUN mewajibkan Anies selaku tergugat untuk mencabut SK terkait penxabutan izin reklamasi Pulau I. Anies juga diminta memperpanjang izin reklamasi Pulau I yang diajukan oleh PT Jaladri Kartika Pakci.
 
Hal serupa juga terjadi pada putusan Anies terkait izin reklamasi Pulau H. PTUN Jakarta mewajibkan Pemprov DKI mencabut Keputusan Gubernur DKI Nomor 1409 Tahun 2018 tentang pencabutan izin reklamasi Pulau H. Anies diperintahkan melanjutkan proses perizinan pengembangan kawasan itu.
 
"Mewajibkan tergugat untuk memproses izin perpanjangan Surat Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 2637 Tahun 2015 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau H Kepada PT Taman Harapan Indah sesuai peraturan yang berlaku," kata hakim PTUN Jakarta dalam putusannya.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif