Penurunan Tarif Bus Premium Diharap Bukan Sekadar Promo

Fachri Audhia Hafiez 20 Maret 2018 09:29 WIB
sistem ganjil genap
Penurunan Tarif Bus Premium Diharap Bukan Sekadar Promo
Bus Transjabodetabek Premium. Foto: Antara/Risky Andrianto
Jakarta: Pengguna TransJabodetabek Premium di Mega City Bekasi, Jawa Barat menyambut baik penurunan tarif angkutan umum menuju Jakarta tersebut. Namun, penurunan tarif diharapkan bersifat tetap.
 
"Saya terbantu dengan penurunan tarif ini, tapi jangan cuma promo buat menarik masyarakat menggunakan bus ini," kata salah satu penumpang, Budi kepada Medcom.id, Selasa, 20 Maret 2018.
 
Budi mengatakan, harga tarif bus TransJabodetabek Premium yang semula Rp 20 ribu menjadi Rp 15 ribu cukup bersaing dengan jasa angkutan umum lainnya.
 
"Untuk harga masih bersaing, contohnya saja Bus Harapan Indah tarifnya Rp15 ribu," tutur Budi.

Baca: Harga Dipangkas, Penumpang Bus Premium Belum Meningkat

Pengguna bus TransJabodetabek Premium lainnya, Juli, 37, mengatakan tarif yang diturunkan tersebut menjadi patokan harga kedepannya. Dia berharap, tidak ada kenaikan yang signifikan jika tarif sudah melewati masa promosi.
 
"Kalau terjadi kenaikan kembali paling tidak jangan bisa ditekan lagi harganya, misal dari Rp 10 ribu ke Rp 15 ribu," ujar Juli.
 
Sebelumnya, Direktur Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) Pande Putu Yasa menjelaskan, tarif akan kembali normal Rp 20 ribu jika jumlah pengguna sudah mencapai target. Evaluasi bakal dilaksanakan selama sebulan.
 
"Kita akan melihat bagimana load factor-nya nanti dari hasil evaluasi, apakah terus diperpanjang (harga promosi) atau bagaimana," ujar dia, Senin, 19 Maret 2018.






(FZN)