Fuad Amin Imron. Foto: Yudhi Mahatma/Antara
Fuad Amin Imron. Foto: Yudhi Mahatma/Antara

Fuad Amin Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin

Nasional fuad amin imron
Renatha Swasty • 30 Juli 2016 03:26
medcom.id, Jakarta: Terpidana Fuad Amin Imron dieksekusi ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jumat (29/7/2016) siang. Eksekusi pada mantan Bupati Bangkalan itu setelah proses kasasi yang diajukan ke Mahkamah Agung selesai.
 
"Sekitar pukul 13.00 WIB telah dilakukan eksekusi pada Fuad Amin Imron. Terpidana dieksekusi untuk menjalankan hukuman di Lapas Sukamiskin, Bandung," ujar Plt Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Jumat (29/7/2016).
 
KPK sudah menerima petikan putusan dari Mahkamah Agung terkait kasasi yang diajukan. Hakim menolak permohonan kasasi Fuad dan mengabulkan permohonan kasasi penuntut umum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terkait kasasi Fuad, Hakim MA menjatuhkan pidana badan 13 tahun, denda Rp5 miliar subsidair satu tahun kurungan. Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak memilih dan dipilih dalam pemilihan yang diselenggarakan berdasarkan peraturan yang diselenggarakan selama lima tahun terhitung sejak terpidana selesai menjalani pidana penjara.
 
Sebelumnya Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat menghukum Fuad dengan pidana penjara delapan tahun. Jaksa KPK kemudian mengajukan banding.
 
Pada tingkat banding, Pengadilan Tinggi DKI memperberat putusan Fuad menjadi 13 tahun penjara denda Rp1 miliar subsidair enam bulan kurungan. Lantaran pada putusan banyak harta Fuad yang dikembalikan, Jaksa KPK kembali mengajukan kasasi dan diterima.
 
Fuad dinilai terbukti menerima duit sejumlah Rp15,450 miliar dari PT Media Karya Sentosa (MKS). Duit diberikan sebagai balas jasa karena Fuad mengarahkan perjanjian konsorsium dan perjanjian kerja sama antara PT MKS)dan PD Sumber Daya serta memberikan dukungan untuk PT MKS kepada Codeco Energy co. limited terkait permintaan penyaluran gas alam ke gili timur sehingga PT MKS mendapat pasokan gas dari PT Pertamina EP.
 
Fuad juga terbukti melakukan pencucian uang. Dia terbukti melakukan cuci uang sejak menjabat sebagai Ketua DPRD Bangkalan dalam kurun waktu Oktober 2010-2014 sejumlah Rp197,224,290,864. Uang tersebut diterima dari PT MKS dan penerimaan dari SKPD sejumlah 10 persen.
 
Selain Fuad eks Direktur Pengolahan PT Pertamina Suroso Atmomartoyo juga dieksekusi ke Lapas Sukamiskin, Bandung. Eksekusi pada Suroro bersamaan dengan Fuad.
 
Suroso sebelumnya dihukum Hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat lima tahun penjara. Jaksa KPK kemudian mengajukan banding.
 
Pada tingkat banding, hukuman Suroso diperberat jadi enam tahun penjara dan denda Rp200 juta subsidair enam bulan kuringan. Tak puas, Jaksa kembali mengajukan kasasi dam diterima.
 
Suroso, terbukti menerima duit USD190 ribu dan fasilitas menginap Hotel Radisson Edwardian May Fair London sejumlah 889,16 Puondsterling dari Direktur PT Soegih Interjaya (SI) Willy Sebastian Lim.
 
Suap diberikan supaya Suroso menyetujuipembelian Tetraethyl Lead (TEL) pada perusahaan asal Inggris Octel Innospec melalui PT SI, perusahaan penyalur TEL.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif