Buronan sekaligus mantan Panglima GAM Izil Azhar/Medcom.id/Candra
Buronan sekaligus mantan Panglima GAM Izil Azhar/Medcom.id/Candra

Izil Azhar Alias Ayah Merin Tiba di Markas KPK

Candra Yuri Nuralam • 25 Januari 2023 20:08
Jakarta: Buronan sekaligus mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Izil Azhar tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tersangka kasus gratifikasi itu datang bersama rombongan penyidik.
 
Pantauan Medcom.id, Izil tiba sekitar pukul 19.42 WIB. Penyidik bersama polisi mengawalnya saat masuk ke Gedung Merah Putih KPK.
 
Pria yang mempunyai julukan Ayah Merin itu menggunakan jaket lengan panjang dan topi berwarna hitam. Dia juga menggunakan rompi tahanan KPK dan tangannya diborgol.
 

Baca: Eks Panglima GAM Izil Azhar Dibawa ke Jakarta Hari Ini


Izil enggan mengomentari penangkapannya. Termasuk, saat ditanya lokasi persembunyiannya selama menjadi buronan KPK.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyidik langsung membawanya masuk ke ruang pemeriksaan di lantai 2 Gedung Merah Putih KPK. Lembaga Antirasuah segera membeberkan nasib Ayah Merin melalui konferensi pers.
 
Izil terlibat dalam kasus dugaan gratifikasi pembangunan Dermaga Sabang, Aceh. Dia merupakan tangan kanan mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.
 
Penetapan tersangka terhadap Izil saat itu dibarengi dengan Irwandi. Keduanya diduga menerima gratifikasi sebesar Rp32 miliar.
 
KPK menetapkan Izil sebagai buronan karena mangkir terus saat dipanggil sebagai saksi maupun tersangka. Lembaga Antirasuah berhasil menangkapnya di sekitaran Banda Aceh.
 
Penangkapan itu dibantu oleh tim dari Polda Nangroe Aceh Darussalam. Pergerakan Izil sejatinya sudah terendus KPK sejak Desember 2022.
 
Sementara itu, Irwandi Yusuf mendapat hak bebas bersyarat pada 25 Oktober 2022 setelah dijebloskan ke penjara pada 2020. Namun, dia sudah mendekam di balik jeruji besi sejak 2018.
 
Total vonisnya penjaranya tujuh tahun. Pihak Lapas Sukamiskin sudah memberikan nasihat kepada Irwandi untuk tidak melakukan beberapa kesalahan agar pembebasan besyaratnya tidak dibatalkan.
 
Kini, KPK masih punya 4 buronan yang belum ditangkap. Pertama yakni Kirana Kotama yang dicari sejak 2017. Dia terlibat dalam kasus dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau pada 2014 kepada Kementerian Kehutanan.
 
Lalu, Paulus Tannos yang diketahui ada di Singapura. Dia terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).
 
Buronan selanjutnya, yakni Harun Masiku. Dia sudah dikejar sejak 2020 untuk mempertanggungjawabkan kasus dugaan suap pengganti antar waktu (PAW) DPR.
 
Buronan KPK yang terbaru, yakni Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak. Dia terlibat dalam kasus dugaan suap pengadaan berbagi proyek di wilayahnya. 
 
(ADN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif