Jakarta: Komisi III mendukung langkah Kejaksaan Agung melakukan bersih-bersih praktik korupsi di Indonesia. Hal itu harus dilakukan untuk menyelamatkan kerugian negara.
"Seluruh pimpinan dan anggota Komisi III mendukung penuh dan apresiasi jajaran Kejaksaan dalam memburu koruptor kakap dan segera mengembalikan kerugian negara," kata Ketua Komisi III Bambang Wuryanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 23 Agustus 2022.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir menyampaikan Kejaksaan Agung berhasil mengungkap sejumlah kasus besar di Indonesia. Seperti, kasus korupsi di PT ASABRI, salah satu anak perusahaan PT Waskita Karya, dan lainnya.
"Ini semua adalah iktikad baik, kerja baik Kejaksaan Agung dalam beberapa tahun ini di bawah kepemimpinan Pak Burhanuddin (Jaksa Agung ST Burhanuddin) mengungkap koruptor kakap," ungkap dia.
Komisi yang membidangi hukum itu meminta Korps Adhyaksa terus bergerak mengungkap berbagai kasus korupsi lainnya. Terutama, praktik culas yang dilakukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Kami meminta untuk di Komisi III ada korupsi di BUMN lainnya, termasuk GoTo, Telkomsel, kemudian PT Timah di Bangka Belitung, dan juga perusahaan sawit lainnya," ujar Adies.
Jaksa Agung ST Burhanuddin berterima kasih atas dukungan Komisi III tersebut. Kejaksaan Agung akan menjawab kepercayaan tersebut dengan membersihkan praktik korupsi di semua sektor.
"Bagaimana pun kita harus bersih-bersih di semua sektor," ujar Burhanuddin.
Jakarta: Komisi III mendukung langkah
Kejaksaan Agung melakukan bersih-bersih praktik
korupsi di Indonesia. Hal itu harus dilakukan untuk menyelamatkan kerugian negara.
"Seluruh pimpinan dan anggota Komisi III mendukung penuh dan apresiasi jajaran Kejaksaan dalam memburu koruptor kakap dan segera mengembalikan kerugian negara," kata Ketua Komisi III Bambang Wuryanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 23 Agustus 2022.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir menyampaikan Kejaksaan Agung berhasil mengungkap sejumlah kasus besar di Indonesia. Seperti,
kasus korupsi di PT ASABRI, salah satu anak perusahaan PT Waskita Karya, dan lainnya.
"Ini semua adalah iktikad baik, kerja baik Kejaksaan Agung dalam beberapa tahun ini di bawah kepemimpinan Pak Burhanuddin (Jaksa Agung ST Burhanuddin) mengungkap koruptor kakap," ungkap dia.
Komisi yang membidangi hukum itu meminta Korps Adhyaksa terus bergerak mengungkap berbagai kasus korupsi lainnya. Terutama, praktik culas yang dilakukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Kami meminta untuk di Komisi III ada korupsi di BUMN lainnya, termasuk GoTo, Telkomsel, kemudian PT Timah di Bangka Belitung, dan juga perusahaan sawit lainnya," ujar Adies.
Jaksa Agung ST Burhanuddin berterima kasih atas dukungan Komisi III tersebut. Kejaksaan Agung akan menjawab kepercayaan tersebut dengan membersihkan praktik korupsi di semua sektor.
"Bagaimana pun kita harus bersih-bersih di semua sektor," ujar Burhanuddin.
(AZF)