Ilustrasi Kejagung. MI/Pius Erlangga
Ilustrasi Kejagung. MI/Pius Erlangga

Bongkar Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa Pejabat OJK

Nasional kasus korupsi kejaksaan agung Jiwasraya
Juven Martua Sitompul • 18 November 2020 20:08
Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut skandal mega korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Teranyar, penyidik Jaksa Agung Pidana Khusus (Jampidsus) memerika empat saksi, di antaranya Direktur Pengolahan Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sujanto.
 
Saksi lain yang diperiksa, yakni Head of Client Management, Domestic Businees Securites Services Deutsche Bank AG Capital, Mina. Dia diminta keterangan untuk tersangka korporasi PT Corfina Capital.
 
"Saksi kedua dan ketiga, untuk tersangka pribadi atas nama Fakhri Hilmi (tersangka) terkait peran OJK, yaitu Sujanto selaku Direktur Pengelolaan Investasi OJK dan Erry Firmansyah (Mantan Dirut BEI) ," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Hari Setiyono, di Kejagung, Jakarta, Rabu, 18 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kejagung Telusuri Pengelolaan Investasi Jiwasraya dari Mulut 3 Saksi
 
Saksi keempat yang diperiksa, yakni Susanti Panuju selaku karyawan PT OSO Manajemen Investasi. Dia diperiksa untuk tersangka korporasi PT OSO Management Investasi.
 
Menurut Hari, keterangan keempat saksi dibutuhkan untuk membuat terang perkara. Khususnya, terkait peristiwa jual beli saham dan pengelolaan keuangan dan dana investasi pada Jiwasraya.
 
“Keterangan dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam peristiwa itu," ujarnya.
 
Kejagung sudah menetapkan beberapa tersangka dalam kasus mega korupsi di Jiwasraya. Di antaranya, mantan Direktur Utama Jiwasraya, Hendrisman Rahim; Mantan Direktur Keuangan PT AJS, Hary Prasetyo; Mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT AJS, Syahmirwan. Kemudian, Direktur PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto. Lalu, Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal II A Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Fakhri Hilmi.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif