Aksi unjuk rasa berujung ricuh di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Antara/Akbar Nugroho Gumay
Aksi unjuk rasa berujung ricuh di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Antara/Akbar Nugroho Gumay

67 Tersangka Demo UU Cipta Kerja Ditahan

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Siti Yona Hukmana • 27 Oktober 2020 14:24
Jakarta: Sebanyak 2.667 orang ditangkap imbas demontrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) berujung ricuh pada Kamis, 8 Oktober, Selasa, 13 Oktober, dan Selasa, 20 Oktober 2020. Sebanyak 143 orang ditetapkan sebagai tersangka.
 
"Dari 143 orang itu, 67 orang kita tahan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 27 Oktober 2020.
 
Nana mengatakan 143 orang yang ditetapkan tersangka itu terbukti melakukan pelemparan, perusakan, hingga pembakaran di sejumlah fasilitas publik. Mereka yang tidak ditahan karena ancaman hukuman di bawah lima tahun penjara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Khusus 67 tersangka yang telah ditahan, polisi membagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah orang-orang masuk kategori pelaku lapangan.
 
Para pelaku lapangan ini, kata Nana, berperan merusak sejumlah fasilitas publik. Mereka kedapatan membakar dan merusak sejumlah tempat, salah satunya Gedung Kementerian Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM) di Sarinah, Jakarta Pusat.
 
"Pertama, kelompok pelaku lapangan, yaitu yang melempar, merusak, membakar di beberapa TKP seperti gedung di ESDM, halte busway, dan pos polisi," kata Nana.
 
Baca: Pengamanan Demo UU Cipta Kerja Diklaim Sesuai Hukum Berlaku
 
Sedangkan kelompok kedua, adalah pelaku yang menggerakkan massa untuk berbuat rusuh. Mereka terbukti mengunggah dan menyebarkan hasutan di media sosial dan secara langsung untuk membuat demo penolakan UU Ciptaker ricuh.
 
Tersangka yang aksi di lapangan tergabung dalam WhatsApp Group (WAG). Sementara tersangka penggerak memprovokasi melalui langsung dan media sosial Instagram @panjang.umur.perlawanan dan akun grup Facebook Sekolah Tenik Menengah (STM) se-Jabodetabek.
 
Para tersangka ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya. Mereka dijerat Pasal 212, 218, 170, dan 406 KUHP.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif